Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Candi Muara Takus, Candi Buddha Tertua RI yang Dikembangkan Jadi Wisata Konservasi

Candi Muara Takus di Kampar, Riau, diusung jadi destinasi wisata konservasi untuk menjaga warisan Buddha tertua Indonesia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Mengenal Candi Muara Takus, Candi Buddha Tertua RI yang Dikembangkan Jadi Wisata Konservasi
HO/IST
CANDI MUARA TAKUS - Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani meninjau kawasan Candi Muara Takus, Kampar, Riau, dorong wisata berbasis konservasi. 

Ringkasan Berita:
  • Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau, dikenal sebagai salah satu situs Buddha tertua di Indonesia dengan nilai sejarah tinggi. 
  • Pemerintah kini mendorong pengembangannya sebagai destinasi wisata berbasis konservasi, dengan fokus pelestarian cagar budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. 

TRIBUNNEWS.COM - Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau, dikenal sebagai salah satu situs Buddha tertua di Indonesia yang menyimpan nilai sejarah dan arkeologis tinggi.

Kini, warisan budaya tersebut tengah diusung sebagai destinasi wisata berbasis konservasi, dengan menekankan pelestarian keaslian situs sekaligus pemberdayaan masyarakat sekitar.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata di kawasan bersejarah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian cagar budaya.

“Pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya konservasi. Candi Muara Takus bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga warisan budaya yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang,” ujar Zita saat meninjau langsung kawasan Candi Muara Takus beberapa waktu lalu.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata dalam mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis konservasi budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Baca juga: Mengulik Teka-teki Keberadaan Candi yang Cukup Besar di Kalibeji, Semarang

Pariwisata Berbasis Pelestarian

Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya penting di Sumatera.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kunjungannya, Zita menekankan bahwa prinsip pelestarian harus menjadi fondasi utama dalam pengembangan pariwisata kawasan bersejarah.

Menurutnya, pendekatan wisata konservasi bukan hanya menjaga keaslian situs, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat dan wisatawan tentang pentingnya merawat warisan sejarah bangsa.

Pengelolaan yang tepat dinilai dapat menghadirkan keseimbangan antara perlindungan cagar budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

“Ketika pelestarian menjadi prioritas, pariwisata justru akan tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan. Kita ingin masyarakat sekitar menjadi bagian dari ekosistem, merasakan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan nilai sejarah dan lingkungan,” tambahnya.

Sinergi Pusat dan Daerah

Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan destinasi wisata berbasis budaya dan sejarah.

Melalui kolaborasi yang terarah, diharapkan Candi Muara Takus dapat terus terjaga keasliannya sekaligus berkembang sebagai destinasi edukatif dan berdaya saing.

Rangkaian agenda di Provinsi Riau ini menunjukkan fokus pembangunan pariwisata yang berpijak pada konservasi budaya, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai pilar utama keberlanjutan.

Baca juga: VIRAL Video Cewek Joget di Candi Borobudur, Pengelola Ingatkan Etika Wisata

Mengenal Candi Muara Takus

Candi Muara Takus merupakan kompleks candi Buddha tertua di Indonesia yang terletak di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto, Kabupaten Kampar, Riau.

Kompleks ini terdiri atas beberapa bangunan utama, yakni:

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas