Miras Oplosan Telan Korban Jiwa di Jepara, 7 Orang Tewas 3 Masih Dirawat
Miras oplosan kembali memakan korban. Tujuh orang tewas di Jepara, polisi lakukan penyelidikan menyeluruh demi usut tuntas minuman maut ini.
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Kasus miras oplosan kembali memakan korban. Tujuh orang meninggal dunia di Jepara, setelah sebelumnya sembilan orang tewas di Subang.
- Korban mengalami gejala serupa seperti mual, muntah, gangguan penglihatan, tenggorokan panas, dan napas tidak teratur. Tiga korban lain masih dirawat di rumah sakit.
- Polisi melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk olah TKP dan uji laboratorium, untuk mengungkap penyebab dan menindak pihak yang bertanggung jawab.
TRIBUNNEWS.COM - Kasus keracunan minuman keras (miras) oplosan atau campuran hingga tewas di daerah kembali jadi sorotan.
Sebelumnya, ada sembilan orang tewas di Subang, Jawa Barat yang tewas karena berpesta miras oplosan.
Kali ini, tujuh orang dinyatakan tewas di Jepara, Jawa Tengah akibat mengonsumsi miras oplosan.
Hingga Rabu (11/2/2026) malam, tujuh orang telah dilaporkan meninggal dunia.
Para korban sempat dirawat di rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia beberapa jam kemudian.
Hal tersebut dikonfirmasi Kapolres Jepara, AKBP Hadi Kristanto.
Selain tujuh orang tewas, masih ada tiga orang lain yang kini dalam perawatan.
"Ada enam yang meninggal, kemudian tambah satu jadi tujuh yang meninggal. Serta dua atau tiga masih dirawat," ujarnya, Jumat (13/1/2026).
Para korban mengalami gejala yang sama, yakni mual, muntah, gangguan penglihatan dan pendengaran, tenggorokan panas, hingga napas tidak teratur.
“Seluruh yang bergejala sama dan masuk rumah sakit kami mintakan uji lab dan rekam medisnya,” jelas AKBP Hadi, dikutip dari Kompas.com.
Kasus miras maut ini jadi atensi aparat penegak hukum.
Baca juga: Miras Oplosan Renggut 9 Nyawa di Subang, Pemasok dan Pemilik Toko Ditahan
Polri memastikan, penyidikan dilakukan secara menyeluruh supaya pelaku mendapatkan hukuman maksimal.
Kronologi Tewasnya Korban
Korban pertama meninggal dunia pada Senin (9/2/2026) pagi, dan disusul dua korban berikutnya pada siang dan malam hari.
Keesokan harinya, korban keempat dan kelima dikabarkan meninggal dunia, Selasa (10/2/2026).
Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna mengatakan, salah satu korban berinisial E.
Baca tanpa iklan