Tarian Sufi Puluhan Santri di Jepara Sambut Bulan Ramadan 2026
Puluhan santri di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menari Sufi untuk menyambut datangnya bulan Ramadan, Jumat (13/2/2026).
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Puluhan santri Jepara gelar tarian Sufi sambut Ramadan.
- Tradisi rutin digelar setiap Jumat terakhir bulan Sya’ban.
- Ribuan warga padati pelataran Masjid Al-Makmur Kriyan.
TRIBUNNEWS.COM - Puluhan santri di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menari Sufi untuk menyambut datangnya bulan Ramadan, Jumat (13/2/2026).
Tarian itu dilakukan di halaman Masjid Al-Makmur Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.
Sebanyak 40 santri dari Pondok Pesantren Nailun Najah dari usia anak-anak hingga remaja menari Sufi di pelataran masjid.
Ribuan warga berkumpul untuk menyaksikan hiburan itu.
Tidak hanya warga Kriyan saja, namun warga juga datang dari berbagai daerah di Kecamatan Kalinyamatan dan sekitarnya.
Untuk dikethaui, tarian Sufi berasal dari tradisi tasawuf (Sufisme) dalam Islam yang berkembang di kawasan Anatolia, wilayah yang kini menjadi bagian dari Turki.
Dengan mengenakan pakaian serba putih mirip jubah khas pakaian tarian Sufi dilengkapi peci panjang, para remaja santri pondok pesantren tampil anggun menunjukkan kebolehannya sebagai penari Sufi.
Mereka berputar-putar sembari mengerakkan tangan kanan terbuka menengadah ke atas dan tangan kiri dihadapkan ke bawah.
Sebagai simbol bahwa menyambut rahmat Allah SWT sepanjang Ramadan berlangsung, seraya membagikan rahmat dan keberkahan yang diterima kepada sesama manusia.
Baca juga: 20 Ide Yel-yel Kreatif untuk Pawai Sambut Ramadan 2026, Seru dan Mudah Diingat
Tarian Sufi sambut Ramadan di pelataran Masjid Al Makmur Kriyan Jepara digelar setiap Jumat terakhir di bulan Sya'ban atau Ruwah.
Tradisi tari Sufi ini sebagai penanda bahwa Ramadan akan tiba sebentar lagi. Sekaligus sebagai pengabar kepada masyarakat agar bersiap diri dalam menyambut Ramadan.
Tarian Sufi bukan sekadar tarian pada umumnya. Tarian ini mengandung simbol doa-doa yang dipanjatkan semua masyarakat yang hadir diiringi lantunan salawat.
Mereka menari selama 10 hingga 15 menit, disaksikan ribuan warga yang hadir langsung di pelataran Masjid Al-Makmur.
Tarian Sufi ini juga sebagai simbol kebahagiaan masyarakat dalam menyambut datangnya Ramadan.