Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak, Pemkab Janji Perbaiki Maret
Wujud protes terhadap jalan yang tak kunjung diperbaiki, warga Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur menanam pohon pisang di jalan rusak.
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Warga Ngunut, Tulungagung tanam pisang protes jalan rusak.
- Jalan rusak 200 meter sebabkan pengendara motor sering terjatuh.
- Pemkab janji perbaikan Maret 2026 setelah terkendala waktu anggaran.
TRIBUNNEWS.COM - Wujud protes terhadap jalan yang tak kunjung diperbaiki, warga Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menanam pohon pisang di jalan rusak.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Lingkungan 8 Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Minggu (15/2/2026).
Dilansir Tribun Jatim, panjang ruas jalan yang ditanami pisang ini sekitar 200 meter.
Sejumlah spanduk dipasang di pohon pisang dengan berbagai tulisan.
Seperti “Harap pelan-pelan, jalan banyak yang berlubang. Sudah banyak yang jadi korban.”
Ada juga tulisan bernada sindiran, “Korban Janji” dilengkapi dengan gambar ekspresi senyum serta “maaf perjalanan anda terganggu sedang ada perbaikan jalan. Umpamane (seandainya).”
Para pengemudi mobil maupun pemotor tampak menghindari setiap pohon pisang yang berdiri.
Warga setempat, Maryaumi, menjelaskan jalan milik Pemkab Tulungagung ini sudah lama terjadi.
“Sudah lama rusak, tapi tidak kunjung diperbaiki,” ucapnya dengan nada kecewa.
Baca juga: Pelajar SMK Tewas Terperosok di Jalan Rusak di Jaktim, Ini Kata Gubernur Pramono
Aksi serupa di wilayah tersebut pernah dilakukan pada 14 Agustus 2025.
Saat itu warga berinisiatif menutup lubang yang menganga dengan semen.
Tetapi, upaya perbaikan swadaya ini tidak bertahan lama, karena kekuatan bahan semen yang tidak menyatu dengan aspal.
Apalagi saat ini sering turun hujan sehingga titik-titik lubang yang sudah diperbaiki akhirnya rusak kembali.
“Setelah diperbaiki warga sekarang rusak lagi dengan kondisi lebih parah,” tambahnya.
Baca tanpa iklan