Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Layanan Bank Jambi Lumpuh, Ini Penjelasan Gubernur Al Haris

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan gangguan pada Bank Jambi itu merupakan insiden cyber. Kasus itu diambil alih Bank Indonesia, OJK, PPATK, Polisi.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S

Terkait jumlah nasabah bank yang kehilangan uang dan total kerugian dari gangguan itu, Al Haris menyebut Bank Jambi yang akan membahasnya.

“Intinya, Bank Jambi tanggung jawab sepenuhnya dan kami pemegang saham ini juga akan tanggung jawab ya terhadap nasabah-nasabah yang ada di Bank Jambi kita,” ujarnya.

Dia menambahkan, Terkait sanksi kepada pihak atau pejabat terkait akibat kelalaian itu, pihaknya masih menunggu hasil audit forensik.

Berapa Jumlah Kerugian?

Hingga hari kelima, Bank Jambi belum merilis total uang nasabah yang raib pada gangguan sistem sejak Minggu (22/2/2026).

Pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi juga bungkam terkait total uang nasabah Bank Jmabi yang raib misterius.

Baca juga: Kronologi Pria asal Lampung Bobol Rekening Milik Teman Kerjanya, Uang Puluhan Juta Melayang

Dirreskrimsus Kombes Pol Taufil Nurmandia menyebutkan jika total uang yang raib dan jumlah nasabah yang dirugikan belum disampaikan Bank Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rekomendasi Untuk Anda

"Sampai saat ini pihak bank belum menginformasikan. 

Mereka masih fokus pengembalian yang nasabah, jadi belum bisa memberikan keterangan," kata Taufik, Rabu (25/2/2025).

Kasus ini dalam penaganan Subdit II Perbankkan Ditreskrimsus Polda Jambi setelah dilaporkan pihak Bank Jambi pada Senin (23/2/2026).

Saat ini penyidik sedang meminta keterangan sejumlah pihak sembari menunggu hasil audit forensik internal Bank Jambi.

Kasus Menimpa Bank DKI

PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank DKI diduga menjadi korban peretasan. Peretasan pada sistem Bank DKI diungkapkan oleh Direktur Utama Agus Haryoto Widodo, Rabu (16/4/2025).

Diduga, peretasan pada Bank DKI ini berakibat pada kebocoran dana yang terjadi sejak 31 Maret 2025.

Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Penyebab Gangguan Layanan Bank Jambi, Gubernur: Insiden Cyber dan Sedang Audit Forensik

dan

Berapa Total Nasabah dan Uang yang Raib saat Serangan Cyber di Bank Jambi? 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas