Profil Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Kena OTT KPK
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq terjaring operasi senyap KPK, kini ia dibawa menuju Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Perempuan kelahiran Jakarta pada 23 Mei 1978 itu, lantas memilih terjun ke dunia politik.
Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat Wakil Bupati Pekalongan pada 2011-2016.
Fadia juga pernah menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021).
Pada periode yang sama, ia menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah.
Kemudian, Fadia terpilih menjadi Bupati Pekalongan. Hingga saat ini, ia masih menjadi Bupati Pekalongan.
Riwayat Pendidikan
Semasa kecil, Fadia duduk di bangku Sekolah Dasar di SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Lulus SD, ia melanjutkan sekolah di SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Lalu, Fadia sekolah di SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur.
Pendidikan tingginya ditempuh di Universitas AKI Semarang, S1 Manajemen.
Tak berhenti di situ, Fadia melanjutkan pendidikan S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang dan S3 UNTAG Semarang.
Baca juga: Gubernur Kaltim Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, KPK Soroti Skala Prioritas
Terjerat Kasus Korupsi
Kini, Fadia tersandung kasus korupsi setelah terjaring operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mengonfirmasi kegiatan penyelidikan tertutup ini.
Menurutnya, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, termasuk Bupati Pekalongan.
Baca tanpa iklan