Rentetan Kecelakaan Alat Berat di Gresik hingga Kalteng, Warga Terima Klaim Rp1,4 M
Rentetan alat berat terperosok di Semarang, Gresik, Serang; warga Pinrang terima klaim Rp1,4 M dari BRI Insurance.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Serangkaian insiden alat berat terjadi di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Gresik hingga Kalteng.
Peristiwa ini sempat menimbulkan kerugian besar bagi warga dan pemilik alat berat.
Kini, klaim Rp1,4 miliar yang diajukan akhirnya cair, memberi kelegaan.
Deretan Kecelakaan Alat Berat
Di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kemacetan di Jalan Raya Cerme terungkap akibat evakuasi ekskavator yang terperosok ke anak Kali Lamong di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme.
Peristiwa bermula saat dump truck bernopol B-9207-BYT mengalami patah as roda belakang di depan PT Encar pada Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.
Muatan tanah kemudian dipindahkan menggunakan ekskavator. Namun saat alat berat hendak dinaikkan ke kendaraan jenis Mop, tanah pijakan longsor.
Ekskavator beserta operatornya, Andre (45), terperosok ke sungai. Kapolsek Cerme, Iptu Andik Asworo, menyebut korban sempat terjepit di dalam kabin sebelum akhirnya diselamatkan.
Tidak ada korban jiwa, namun evakuasi menggunakan dua crane memicu kemacetan cukup panjang.
Di Desa Tumbang Tuan, Kalimantan Tengah, sebuah alat berat rusak setelah terperosok ke sungai pada 1 Juli 2025.
Di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sebuah alat berat tergelincir saat diangkut truk towing di jalan menanjak Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru.
Insiden terjadi ketika alat berat hendak diturunkan sementara karena truk tak kuat melintasi tanjakan.
Namun nahas, alat berat meluncur mundur tak terkendali, terguling, lalu terperosok ke sungai di tepi jalan.
Operator mengalami luka ringan di bagian kepala dan pinggang. Proses evakuasi dilakukan dengan menunggu kedatangan alat berat lain.
Insiden serupa terjadi di Kota Serang, Banten.
Ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten terperosok ke saluran irigasi Sungai Cibanten di Kampung Pamarican, Kecamatan Kasemen, dekat Vihara Avalokitesvara saat melakukan pengerukan untuk pencegahan banjir.
Baca tanpa iklan