Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Wanita Hamil Ditemukan Tewas di Kepahiang Bengkulu, Diduga Kepala Dihantam Benda Tumpul

Kasus tragis menimpa Sopiah (22), perempuan hamil yang ditemukan tewas di jurang Liku 9 Kepahiang. Polisi menduga korban dibunuh dengan benda tumpul.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Endra Kurniawan
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Sopiah (22) ditemukan tewas di jurang Liku 9 Jalan Lintas Gunung Kepahiang dengan kondisi hamil tua, bayi dalam kandungan juga meninggal.
  • Hasil visum menunjukkan adanya benturan benda tumpul di kepala yang mengarah pada indikasi pembunuhan.
  • Keluarga berharap polisi segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kekerasan terhadap perempuan masih menjadi isu serius di Indonesia.

Faktor sosial, ekonomi, dan budaya sering membuat perempuan berada dalam posisi lemah sehingga rawan mengalami tindak kekerasan, termasuk kekerasan fisik yang berujung pada kematian.

Dalam kasus terbaru, seorang perempuan bernama Sopiah (22) ditemukan tewas di jurang kawasan Liku 9 Jalan Lintas Gunung Kepahiang, Bengkulu pada Selasa (10/3/2026).

Diduga korban tewas akibat benturan benda tumpul di bagian kepala, yang mengarah pada indikasi pembunuhan.

Jasad pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di lokasi kejadian. 

Rekomendasi Untuk Anda

Petugas kepolisian membawa jasad ke RSUD Kepahiang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Hasil visum menunjukkan korban sedang hamil tua dan bayi dalam kandungan juta meninggal.

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yudha Gama, menerangakan identitas korban terungkap setelah ada laporan orang hilang di Desa Sungai Pinang, Musi Rawas, Sumatra Selatan.

"Iya kita yakin dari pakaian dan dibuktikan dengan hasil sidik jari tadi," tuturnya.

Korban merupakan putri bungsu dari empat bersaudara.

Sepupu korban, Adi Patiunus, menerangkan korban merantau ke Bengkulu untuk bekerja di tempat pembubutan ayam.

Baca juga: Suami Siri di Depok Bunuh Istri, Jasad Ditaburi Bubuk Kopi agar Bau Mayat Tak Tercium

"Umurnya 22 tahun, dia sudah lumayan lama bekerja ditempat pembubutan ayam," katanya.

Sementara kedua orang tua korban bekerja sebagai petani di Kabupaten Musi Rawas.

Pihak keluarga meyakini Sopiah menjadi korban pembunuhan setelah melihat kondisi kepala.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas