Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tidak Jawab Saat Ditelpon Sekda Jateng, Sekda Cilacap Ternyata Kena OTT KPK, Ruangannya Disegel

Penyegelan tersebut rangkaian dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Erik S
zoom-in Tidak Jawab Saat Ditelpon Sekda Jateng, Sekda Cilacap Ternyata Kena OTT KPK, Ruangannya Disegel
Tribunnews.com/TRIBUN JATENG/Rayka Diah Setianingrum
DISEGEL KPK - Pintu ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tulisan “Dalam Pengawasan KPK” di kompleks Kantor Sekretariat Daerah Cilacap, Jumat (13/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Komisi Pemberantasan Korupsi menyegel ruang kerja Sekda Kabupaten Cilacap setelah melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Syamsul Auliya Rachman pada 13 Maret 2026.
  • Sejumlah pejabat Pemkab Cilacap diduga ikut diamankan saat rapat di lingkungan Setda dan dibawa ke Jakarta, namun barang atau dokumen yang diselidiki belum diketahui.
  • Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyatakan prihatin atas penangkapan tersebut dan memastikan pelayanan masyarakat di Cilacap tetap berjalan.

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (13/3/2026).

Penyegelan tersebut rangkaian dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Segel berwarna putih dengan tulisan 'Dalam Pengawasan KPK - Jumat, 13 Maret 2026' terpasang di pintu ruang kerja Sekda Sadmoko Danardono.

Namun hingga kini belum diketahui secara pasti dokumen maupun barang apa saja yang menjadi fokus penyelidikan penyidik KPK.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan OTT tersebut terjadi saat sejumlah pejabat Pemkab Cilacap tengah mengikuti rapat di lingkungan Setda.

Beberapa pejabat yang diduga ikut diamankan kemudian dibawa menuju Jakarta menggunakan sebuah bus yang sebelumnya terparkir di area Samsat Cilacap.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setda Cilacap, Martono, juga belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait kabar operasi tangkap tangan tersebut. (ray)

Ditelepon Sekda Jateng

Sekda Jateng, Sumarno prihatin atas ditangkapnya Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Jumat (13/3/2026).

Sumarno mengaku awalnya mereka tidak tahu kalau Sekda Cilacap juga kena OTT.

"Kami tadinya tidak tahu kalau Pak Sekda juga kena. Saya tadi sudah sempat kontak nomor beliau (Sekda Kabupaten Cilacap), tetapi tidak diangkat," kata Sumarno kepada Tribunjateng.com, Kamis (13/3/2026).

Terkait penangkapan ini, Sumarno memastikan pelayanan kepada masyarakat Cilacap terutama menjelang mudik Lebaran ini akan tetap berjalan.

Baca juga: Rekam Jejak Bupati Cilacap Syamsul Auliya yang Terkena OTT KPK, Alumni IPDN dan Unsoed

"Kami akan ke Cilacap untuk asistensi ke wilayah tersebut. Kami berharap teman-teman di Cilacap, aktivitas untuk pelayanan masyarakat yang penting tetap berjalan baik," terangnya.

Sumarno belum mengetahu pasti obyek hukum yang menjerat Bupati Cilacap.

Kendati demikian, dia mengakui, ada beberapa proyek yang rawan dilanggar oleh para Bupati dan Walikota seperti masalah jual-beli jabatan dan uang fee atau cashback proyek.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas