Awal Mula Preman Tito Kobra Viral Ancam Bunuh Kapolsek dan Camat di Garut
Kisah preman Tito Kobra yang mengancam akan bunuh Kapolsek hingga camat karena tak terima dirinya dan rekan-rekanya digerebek saat pesta miras
Penulis:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Preman bernama Tito Kobra viral setelah dengan berani mengancam akan membunuh kapolsek dan camat.
- Peristiwa ini diketahui terjadi di wilayah Garut, Jawa Barat.
- Tito Kobra mengancam akan membunuh Kapolsek dan camat karena tak terima dirinya dan rekan-rekanya digerebek saat asyik pesta miras siang-siang di bulan Ramadan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Seorang preman di Garut, Jabar bernama Tio atau Tito Kobra viral di media sosial.
Tito Kobra kini diamankan setelah berani mengancam akan membunuh kapolsek dan camat.
Alasannya Tito Kobra tak terima dirinya dan rekan-rekanya digerebek saat asyik pesta miras siang-siang di bulan Ramadan.
Dikutip dari Tribun Jabar, video viral itu memperlihatkan Polisi membekuk seorang pria.
Kejadian itu terjadi tepat di hadapan para warga.
Kapolsek bahkan turun langsung mengamankan pria tersebut.
Baca juga: Viral PKL di BKT Jaktim Dianiaya dan Diintimidasi Preman, Korban Sempat Tangkis Pisau Pelaku
Sempat terjadi adu mulut di antara pria itu dan petugas di lokasi.
Kapolsek yang terlibat dalam video viral tersebut diketahui adalah Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat.
Awal Mula Kejadian
Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih membeberkan kronologi sebelum peristiwa tersebut terjadi.
Ia mengatakan bahwa beberapa waktu lalu, dirinya mendapati sekelompok pemuda bersama Tito Kobra sedang asyik menenggak minuman keras di siang hari di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Pakenjeng.
"Sepulang dari safari Ramadan kami lihat ada beberapa motor tapi orangnya tidak ada, kami cek ke bawah ternyata ada orang yang sedang meminum minuman keras," ujar Iptu Muslih, Minggu (15/3/2026) dikutip dari Tribun Jabar.
Baca juga: Potret Jembatan Gantung di Garut, Derasnya Arus Sungai Tak Lagi Menghalangi Anak Sekolah
Ia menuturkan, saat itu ia langsung menegur sekelompok orang itu di hadapan Tito Kobra dengan cara memberikan hukuman berupa push up.
Tito, ungkapnya, sempat memberikan keterangan kepadanya bahwa dirinya berpuasa dan anak buahnya tidak berpuasa.
Baca tanpa iklan