Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demi Pulang Kampung, Pemudik Bertahan 20 Jam di Kemacetan Menuju Gilimanuk

Mudik Bali-Jawa diwarnai macet parah. Perjalanan Denpasar–Gilimanuk yang biasanya 5 jam, kini molor hingga 20 jam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Arus mudik berbarengan dengan Nyepi picu kemacetan panjang menuju Pelabuhan Gilimanuk.
  • Waktu tempuh Denpasar-Gilimanuk melonjak dari 5 jam jadi 20 jam.
  • Pemudik mengeluh, bahkan ada yang turun dari bus dan naik ojek demi kejar jadwal.
  • Antrean kendaraan mencapai lebih dari 20 kilometer.
  • DPR usul percepatan waktu bongkar muat kapal untuk mengurai kemacetan.

TRIBUNNEWS.COM - Berdekatannya waktu mudik, Lebaran Idul Fitri 2026, dan Hari Raya Nyepi di Bali membuat tumpukan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk.

Banyak perantau yang mudik di waktu yang bersamaan hingga membuat kepadatan di arah menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Bahkan, kemacetan mencapai puluhan kilometer karena mobilitas masyarakat yang tinggi.

Pelabuhan Gilimanuk sendiri masih terpantau padat per Selasa (17/3/2026) pagi.

Kepadatan menuju Gilimanuk sendiri sudah terpantau sejak Minggu (15/3/2026).

Perjalanan dari Denpasar menuju Gilimanuk yang bisa ditempuh dalam waktu lima jam, berubah jadi 20 jam.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal tersebut dikeluhkan oleh seorang pemudik bernama Winda Sari (32).

Ia yang bekerja di Denpasar tersebut harus menghadapi kemacetan panjang saat hendak menyeberang ke Banyuwangi, Jawa Timur.

Kepada TribunJatim.com, ia mengaku perjalanan mudik kali ini merupakan perjalanan terlama sepanjang hidupnya saat hendak pulang ke Malang, Jatim.

Winda mengatakan, total 20 jam perjalanan yang ia tempuh dari Denpasar menuju Gilimanuk bersama suami dan anaknya yang masih berusia dua tahun.

"Macet parah, naik bis, ditambah antre kapal. Total kemarin 20 jam perjalanan dari Denpasar sampai antre kapal," ujar Winda, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Arus Mudik via Pelabuhan Gilimanuk Bali Masih Padat Merayap Selasa Pagi, Kendaraan Mengular

Ia kemudian akan melanjutkan perjalanan menuju Malang setelah sampai di Ketapang.

Pemudik lain, Ansori (43) bahkan rela turun dari bus yang terjebak macet.

Ia pun naik ojek untuk melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan.

"Antrean lebih dari 20 kilometer, jadi saya turun naik ojek. Kalau tidak begitu bisa ketinggalan kereta. Mending nunggu lama tapi di stasiun," ujar Ansori saat ditemui di Stasiun Ketapang, Banyuwangi.

MACET PARAH GILIMANUK - Kemacetan parah penyeberangan ke Pulau Jawa di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Kemacetan terjadi di ruas jalan pelabuhan Gilimanuk seperti Melaya, Tabanan dan Negara
MACET PARAH GILIMANUK - Kemacetan parah penyeberangan ke Pulau Jawa di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Kemacetan terjadi di ruas jalan pelabuhan Gilimanuk seperti Melaya, Tabanan dan Negara (HO/IST/THREADS/JIDDA_KUSNANDAR)
Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas