Sempat Ada Panic Buying, Tjhai Chui Mie Pastikan Pasokan BBM di Singkawang Aman
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, memastikan bahwa pasokan stok pasokan BBM di wilayahnya aman.
Penulis:
Willem Jonata
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Kerumunan kendaraan di SPBU beberapa saat lalu di Singkawang dipicu oleh perilaku belanja panik atau panic buying seiring isu kelangkaan BBM
- Saat ini situasi terkendali. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, pastikan stok BBM di wilayahnya aman
- Tjhai Chui Mie juga menyampaikan peringatan keras kepada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi, seperti melakukan penimbunan atau pembelian berulang
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina ke wilayahnya berada dalam kondisi normal tanpa kendala distribusi.
Penegasan ini disampaikan guna merespons fenomena antrean panjang di sejumlah SPBU yang memicu keresahan warga.
Menurut Tjhai Chui Mie, kerumunan kendaraan di SPBU saat ini bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan dipicu oleh perilaku belanja panik atau panic buying.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Gubernur Kalimantan Barat dan pihak Pertamina, penyaluran BBM ke wilayah Singkawang dipastikan berjalan sesuai kuota dan jadwal yang ditetapkan.
“Penyaluran BBM berjalan normal. Antrean yang terjadi saat ini dipicu oleh kepanikan masyarakat yang berlebihan atau panic buying,” ujar Tjhai Chui Mie dalam keterangannya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu kelangkaan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta untuk membeli BBM sesuai dengan kebutuhan wajar, bukan karena rasa takut kehabisan stok.
Tjhai Chui Mie juga menyampaikan peringatan keras kepada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi, seperti melakukan penimbunan atau pembelian berulang dengan cara menyedot tangki kendaraan.
Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas di SPBU terpantau melalui kamera pengawas (CCTV).
Pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas, baik kepada pelaku penimbunan maupun pihak SPBU yang sengaja melayani pembelian menggunakan jerigen atau tangki modifikasi.
“Jangan membeli berulang kali atau menggunakan jerigen untuk dijual kembali. Jika kedapatan, sanksi berat menanti bagi pelaku maupun SPBU yang melayani,” tegasnya.
Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen untuk terus mengawal proses distribusi BBM agar tetap lancar dan tepat sasaran. Upaya preventif ini dilakukan guna menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan kenyamanan mobilitas masyarakat.
“Kami meminta masyarakat tetap tenang. Stok BBM tersedia dan pemerintah akan terus memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan,” pungkasnya.
Baca tanpa iklan