Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fakta SPBU di Semarang yang Larang Padamkan Motor Terbakar Pakai APAR karena Mahal

Motor terbakar di SPBU Semarang viral usai korban mengaku sulit meminjam APAR. Kasus berakhir damai, tapi jadi sorotan standar keselamatan publik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Video motor terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang viral di media sosial.
  • Api muncul setelah motor dinyalakan usai isi BBM, diduga akibat korsleting.
  • Korban mengaku sempat ditolak meminjam APAR sebelum motor hangus.
  • Mediasi antara korban, SPBU, dan Pertamina berakhir secara kekeluargaan.
  • Damkar memberi pembinaan, insiden jadi evaluasi standar keselamatan layanan publik.

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial, sebuah unggahan yang menunjukkan video motor terbakar di depan SPBU di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pemilik motor, Chiko Relisviano Ramadhan mengaku peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore, tak lama setelah ia mengisi BBM di SPBU Sriwijaya, Kota Semarang.

Dalam video yang beredar di media sosial, motor tersebut terbakar hingga hangus dan api terlihat membesar.

Dari narasi yang beredar, ternyata pemilik motor sempat meminta bantuan dengan memincam Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada SPBU namun petugas bilang tidak bisa karena harga mahal dan harus menunggu manajer.

Setelah motor hampir terbakar habis, petugas SPBU pun akhirnya memadamkan api menggunakan APAR milik SPBU.

Kini antara pemilik motor, pihak SPBU, dan Pertamina sudah melakukan mediasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya standar keselamatan layanan publik, terutama di tempat-tempat rawan terbakar seperti di SPBU.

Berikut fakta terkait viralnya motor terbakar di Kota Semarang:

1. Kronologi Kejadian

Chiko kepada TribunJateng.com menuturkan, peristiwa yang menimpanya tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore.

Saat itu, motornya terbakar sesaat setelah dihidupkan usai mengisi BBM di SPBU Sriwijaya.

"Jadi kemarin sore itu habis mengisi bensin di SPBU, lalu keluar. Saat menyalakan motor dengan double starter, muncul percikan api di bagian karburator,"

"Saya menduga ada masalah korsleting listrik," ujarnya.

Baca juga: Viral Penemuan Uang Rp86 Juta dalam Pintu Masjid di Lombok, Sosok Pemiliknya Terungkap

Chiko mengaku sempat meminta bantuan petugas SPBU untuk mengeluarkan APAR, namun tak direspons.

"Saya sudah minta tolong agar APAR dikeluarkan, tapi petugas bilang tidak bisa karena harganya mahal dan harus menunggu manajer," keluhnya.

Ia bersama temannya akhirnya secara mandiri mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, api terus membesar membakar motornya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas