Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolda Riau Minta Maaf ke Warga Imbas Kasus Panipahan, Rotasi Besar-Besaran di Internal

Kapolda Riau minta maaf ke warga Panipahan, lakukan evaluasi personel dan kukuhkan 23 duta anti narkoba untuk perkuat kepercayaan publik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Kapolda Riau Minta Maaf ke Warga Imbas Kasus Panipahan, Rotasi Besar-Besaran di Internal
HO/IST
DIALOG WARGA - Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan saat dialog dengan warga Panipahan dan pengukuhan Duta Anti Narkoba di Pekanbaru. 

Selain pendekatan keamanan, Kapolda menekankan pentingnya solusi sosial dan ekonomi dalam menangani persoalan narkoba. Salah satunya melalui pemberian bantuan mesin ketinting kepada nelayan Panipahan.

“Kita tidak bisa hanya bicara penindakan. Kita juga harus membantu masyarakat agar memiliki alternatif ekonomi yang lebih baik. Ketika ekonomi bergerak, maka ruang bagi narkoba akan semakin sempit,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Induk Panipahan, di mana Kapolda bersama para duta anti narkoba memberikan imbauan langsung kepada masyarakat serta membagikan kaos kampanye.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Yayasan Perguruan Kartini Panipahan untuk memberikan edukasi kepada pelajar melalui program Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Rangkaian kegiatan ditutup di kawasan Pekong Imigrasi Panipahan dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba tingkat kecamatan serta penyerahan bantuan mesin ketinting secara simbolis.

Dalam sambutannya, Kapolda kembali menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan anarkis.

“Kalau ada persoalan, jangan diselesaikan dengan merusak atau melakukan tindakan anarkis. Serahkan kepada aparat penegak hukum. Kita harus mengedepankan musyawarah dan dialog,” tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami ingin tidak ada lagi jarak antara Polri dan masyarakat. Kita harus membangun kepercayaan, komunikasi, dan kerja sama yang kuat demi menciptakan Panipahan yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba,” tutupnya.

Baca juga: Usai Ricuh di Panipahan, Kapolda Riau Rotasi Personel dan Perkuat Perang Lawan Narkoba

Rotasi Besar-Besaran

Polda Riau mengukuhkan 23 Duta Anti Narkoba sekaligus mendeklarasikan Kampung Tangguh Anti Narkoba dalam sebuah acara di Aula Tribrata Lantai 5, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Herry Heryawan, didampingi Wakapolda Riau Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau Prabowo Santoso, serta jajaran Pejabat Utama Polda Riau.

Turut hadir unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Pangdam I/Bukit Barisan, Kajati Riau, Kepala BNN Provinsi Riau, Bea Cukai Riau, Kemenkumham Riau, Ketua LAM Riau Taufik Ikram Jamil, Ketua Granat Riau Freddy Simanjuntak, serta Bupati Rokan Hilir Bistamam.

Acara diawali dengan pemutaran video, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, hingga pemutaran video pengungkapan kasus narkoba oleh jajaran kepolisian.

Momen utama ditandai dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba melalui pemasangan selempang oleh Kapolda Riau kepada para duta, yang terdiri dari 5 duta nasional dan 18 duta lokal.

Perwakilan duta nasional, Okan Cornelius, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam melawan penyalahgunaan narkoba.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas