Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Cara Panitia Cegah Kecurangan UTBK 2026, Mulai dari Booting Pakai Flashdisk hingga AI Pemburu Joki

Sejumlah panitia UTBK pakai cara-cara tertentu untuk meminimalisir adanya kecurangan seperti calo atau joki. ITS pakai AI, Untidar pakai cara khusus

Tribun X Baca tanpa iklan
Ringkasan Berita:
  • Panitia UTBK di sejumlah universitas di Indonesia menggunakan cara-cara tertentu untuk meminimalisir adanya kecurangan seperti joki atau calo
  • Di Untidar, panitia menggunakan booting melalui flashdisk, jadi peserta hanya bisa mengerjakan apabila ada flashdisk khusus yang tertancap di komputer
  • Sementara di ITS, panitia menggunakan AI face recognition atau pengenalan wajah sejak daftar ulang

TRIBUNNEWS.COM - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) digelar serentak di semua perguruan tinggi negeri pusat UTBK di seluruh Indonesia sejak Selasa (21/4/2026).

UTBK merupakan ujian seleksi perguruan tinggi negeri di Indonesia yang dilakukan menggunakan komputer dan hasilnya digunakan sebagai syarat utama mengikuti jalur seleksi nasional SNBT.

Ujian masuk universitas bagi calon mahasiswa ini juga tak luput dari praktik kecurangan.

Untuk menghindari adanya kecurangan tersebut, sejumlah panitia pelaksana UTBK menggunakan cara-cara tertentu.

Seperti yang dilakukan panitia UTBK di Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah.

Untuk meningkatkan keamanan, Untidar menerapkan sistem baru, yakni booting melalui flashdisk.

Booting merupakan proses menghidupkan komputer maupun perangkat pintar.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam prosesnya, sistem operasi atau OS dimuat dari penyimpanan yang biasanya dari hard disk maupun SSD ke memori utama (RAM).

Sementara Untidar melakukan booting dari flashdisk, yang berarti komputer hanya bisa hidup apabila sebuah flashdisk khusus dihubungkan ke PC.

Mengutip TribunJogja.com, Kepala Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi Untidar, Adriyatna Agung Kurniawan mengatakan, sistem ini dirancang untuk meminimalisir kecurangan.

Ia menuturkan, peserta hanya bisa mengerjakan soal jika komputer membaca flashdisk sebagai perangkat eksternal.

Baca juga: Panitia UTBK di Surabaya Berhasil Bongkar Identitas Joki, Fotonya Sudah Digunakan Tahun Lalu

"Peserta hanya dapat mengerjakan soal jika komputer membaca flashdisk sebagai perangkat eksternal," ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Sistem ini dirancang karena pada tahun sebelumnya, banyak kecurangan terjadi karena adanya aplikasi yang tertanam di komputer.

"Tahun lalu, kecurangan cukup masif melalui aplikasi yang tertanam di komputer," lanjut Agung.

Ia menuturkan, pihak Untidar mengoperasikan 530 unit komputer untuk mendukung kelancaran ujian di seluruh lokasi.

Selain itu, pihak Untidar juga melibatkan PLN supaya jaringan listrik tak terganggu.

“Kami melibatkan tim inti dari PLN. Insya Allah selama UTBK tidak ada pemadaman listrik, kecuali kondisi darurat. Kami berkomitmen menjaga kelancaran pelaksanaan ujian,” ujar Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama Untidar, Giri Atmoko.

ITS Pakai AI Pengenalan Wajah

Sementara itu, di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), panitia mencegah kecurangan saat ujian menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) face recognition atau pengenalan wajah.

Mengutip Kompas.com, Rektor ITS, Bambang Pramujati, sejak diterapkan pada hari pertama dan kedua, belum ditemukan adanya peserta yang curang melalui calo maupun joki.

Ia menuturkan, penggunaan AI face recognition ini telah dilakukan sejak pendaftaran ulang untuk mencocokkan wajah peserta dengan foto di kartu ujian.

Baca juga: UTBK 2026: Peserta di Undip Ketahuan Pakai Alat Komunikasi di Telinga, Polda Jabar Kerahkan Personel

"Karena itu juga bisa menjadi celah bahwa yang daftar ulang nanti bukan orang yang ikut ujian, misalnya mirip atau data waktu itu diubah, diatur, kita enggak tahu,"

"Sehingga itu semua kita lakukan menggunakan AI untuk face recognition dan mengenali data-data yang dari awal sudah di-upload supaya itu memastikan orang yang sama," imbuhnya.

Sebelum masuk ruang ujian, para peserta juga melewati pemeriksaan metal detector.

"Misalnya yang putri biasanya pakai hijab apalagi itu dicek semuanya, telinga, kacamata karena sekarang banyak kacamata yang digunakan sebagai kamera, alat komunikasi,"

"Semoga saja tidak ada kecurangan yang dilakukan," terangnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Cegah Kecurangan UTBK, Untidar Terapkan Sistem Booting via Flashdisk

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJogja.com, Yuki Pramudya)(Kompas.com, Azwa Safrina)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas