Hari Ini Vonis, Ammar Zoni Sulit Tidur hingga Pilih Pasrah dan Banyak Berdoa
Pembacaan vonis kasus narkoba keempat Ammar Zoni dijadwalkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus Kamis (23/4/2026).
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Pembacaan vonis kasus narkoba keempat Ammar Zoni dijadwalkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus Kamis (23/4/2026).
- Ammar Zoni diduga terlibat peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba.
- Jelang putusan, mantan suami Irish Bella ini mengaku sulit tidur.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ammar Zoni hari ini akan menghadapi pembacaan putusan atau vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba, Kamis (23/4/2026).
Hal tersebut dikonfirmasi oleh kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias.
Baca juga: Komunikasi dengan Anak Putus, Ammar Zoni Tak Berani Video Call, sang Adik: Makin Sakit Kalau Lihat
"Putusan Kamis siang, terkait kondisi Ammar belum bisa menjawab, tapi sedang koordinasi dulu," kata Jon saat dikonfirmasi.
Sementara itu, mantan suami Irish Bella itu mengaku tetap optimis menjelang sidang vonis.
Ia pun menyampaikan di tahap akhir persidangan ini dirinya terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mempercayakan keputusan terbaik kepada Majelis Hakim.
Ammar juga berjanji akan berusaha legowo menerima apa pun hasil putusan yang akan ia terima dalam persidangan.
"Optimis saya banyak berdoa saja, saya serahkan semuanya sama kuasa hukum, serahkan semuanya sama majelis hakim, serahkan semua sama Allah semuanya. Apapun itu pasti yang terbaik," jelas Ammar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, baru-baru ini.
"Berapapun nanti putusannya itu pasti yang terbaik. Ya itulah sebagian dari cerita saya," lanjutnya.
Sulit Tidur
Terkait kondisinya, Ammar tidak menampik bahwa dirinya mengalami kesulitan tidur karena memikirkan hasil putusan Majelis Hakim.
Hal itu juga terlihat saat persidangan pekan lalu, di mana Ammar Zoni tampak pucat. Ia mengakui kondisi tersebut disebabkan karena terus memikirkan hasil vonisnya.
"Karena kan ini kan sudah detik-detik lagi ya, detik-detik terakhir putusan. Jadi ya banyak kurang tidur juga kan, banyak kurang tidur juga terus juga banyak berdoa lah gitu sampai di akhir ini," ujar Ammar Zoni.
"Makanya saya minta pada semuanya minta doanya, minta doanya semoga hasilnya terbaik," tambahnya.
Baca tanpa iklan