Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pelaku Curanmor di Lombok Dimassa: Motor Dibakar, Polisi Dilempari Batu hingga Terluka

Pelaku curanmor di Lombok babak belur dimassa, motor dibakar, polisi dilempari batu saat evakuasi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi

Ringkasan Berita:
  • Seorang pelaku curanmor di Desa Aikmel Timur, Lombok Timur, babak belur dimassa dan motornya dibakar. 
  • Polisi yang mengevakuasi pelaku dilempari batu hingga dua personel terluka. 
  • Aparat terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. 
  • Situasi kini terkendali, pelaku diamankan ke kantor polisi.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pelaku pencurian motor di Lombok, NTB babak belur dihajar massa setelah tertangkap basah. Amarah warga memuncak hingga motor pelaku dibakar. Sementara polisi yang berusaha mengamankan situasi justru dilempari batu.

Kronologi

Upaya evakuasi seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor di Desa Aikmel Timur berujung ricuh pada Selasa malam (21/4/2026).

Aparat dari Polres Lombok Timur bersama Satuan Brimob Polda NTB harus menghadapi perlawanan massa yang emosi, hingga terpaksa melepaskan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Kepala Seksi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, menjelaskan bahwa insiden bermula dari dugaan pencurian sepeda motor milik warga yang terparkir di depan rumah oleh pria berinisial M (35).

Aksi tersebut diketahui pemilik kendaraan yang langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar kemudian berdatangan dan mengejar pelaku hingga berhasil menangkapnya di lokasi.

Namun situasi dengan cepat berubah tidak terkendali. Massa yang tersulut emosi melakukan aksi main hakim sendiri terhadap terduga pelaku.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya, sepeda motor yang diduga digunakan pelaku dirusak dan dibakar oleh massa yang tengah emosi," ujar Rusmaladi, Rabu (22/4/2026).

Ketegangan semakin meningkat saat aparat datang untuk mengevakuasi pelaku. Sejumlah warga yang masih marah melemparkan batu ke arah petugas.

Meski mendapat perlawanan, aparat tetap mengedepankan pendekatan persuasif sambil menggunakan tameng untuk melindungi diri dan meredam situasi.

"Petugas berusaha maksimal mengamankan terduga pelaku dari tengah kerumunan massa demi melindungi keselamatan yang bersangkutan serta mencegah situasi semakin meluas," kata Rusmaladi.

Baca juga: 10 Tersangka Curanmor di Tangsel Ditangkap, Polisi Sita Sejumlah Motor dan Mobil

2 Polisi Terluka

Akibat insiden tersebut, dua personel gabungan dari Brimob dan Polres Lombok Timur mengalami luka akibat lemparan batu.

Situasi yang semakin tidak kondusif memaksa aparat mengambil langkah tegas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Langkah ini akhirnya berhasil mengendalikan keadaan.

"Tindakan ini terpaksa kami lakukan sebagai upaya terakhir untuk membubarkan massa dan memastikan situasi di lokasi pulih kembali," jelasnya.

Setelah kondisi terkendali, terduga pelaku berhasil dievakuasi ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Saat ini, situasi di Desa Aikmel Timur dilaporkan telah kembali aman dan aktivitas warga berjalan normal. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

"Kami mengajak masyarakat untuk sepenuhnya mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif," tutup Rusmaladi.

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Kronologi Ricuhnya Evakuasi Terduga Pencuri Motor di Lombok Timur, Kini Situasi Sudah Kondusif

Sumber: Tribun Lombok
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas