Mobil Civic Turbo Kades Hoho Dibom Molotov OTK, Korban: Cemen Amat yang Lempar
Serangan molotov ke mobil kades viral, pelaku misterius diduga pakai kendaraan senyap. Motif belum terungkap, publik resah.
Penulis:
Facundo Chrysnha Pradipha
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Mobil milik Kades Hoho jadi sasaran pelemparan bom molotov oleh OTK saat dini hari.
- Aksi terjadi cepat, pelaku diduga kabur menggunakan kendaraan listrik tanpa suara.
- Korban mengungkap kronologi dan menantang pelaku, sementara polisi belum beri keterangan resmi.
TRIBUNNEWS.COM - Aksi teror berupa pelemparan bom molotov menimpa mobil milik Kades Hoho Alkaf, Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Insiden yang terjadi di kediamannya tersebut viral di media sosial, salah satunya Instagram lantaran mendapat tanggapan suka sebanyak 41 ribu dan lebih dari 2.500 komentar.
Pria yang aslinya bernama Welas Yuni Nugroho ini mengabarkan, peristiwa terjadi pada Jumat (24/4/2026), subuh.
Teror pelemparan diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) dan terjadi dalam waktu singkat saat Kades Hoho baru tiba di lokasi.
Peristiwa itu diungkap langsung oleh Kades Hoho melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @hoho_alkaff.
Dalam keterangannya, ia menyebut pelaku kabur usai melakukan aksinya.
“Cemen amat yang lempar molotov baru kena 1 mobil langsung kabur, ditunggu lah part 2-nya nek pancen kendel. Baru 1 mobil Civic Turbo kagak ngefek buat gue, lanang tenan kok mlayu, lanang yo wani part 2 yo,” tulisnya.
Sementara dalam video yang diunggah, Kades Hoho menjelaskan kronologi kejadian yang berlangsung cepat.
Ia menyebut insiden terjadi sekitar pukul 04.15 WIB, tak lama setelah dirinya tiba di lokasi.
“Oke bray, ini kejadian hangat banget. Jadi baru aja mobil kita, jam empat lewat lima belas menit. Kita masuk baru lima menit, belum ada sepuluh menit,” ujarnya.
Korban juga memperlihatkan sisa-sisa bahan bakar yang diduga digunakan sebagai bom molotov, termasuk jejak cairan yang masih berceceran di lokasi kejadian.
Baca juga: Viral Rencana Pengadaan Kursi Pijat Pemkab Pati Rp40 Juta, Ternyata Disusun Sejak Era Sudewo
“Nih, bensin, minyak. Nih, ini bekas motornya. Ini motor pakai sepeda listrik jadi dia enggak bunyi,” lanjutnya.
Kades Hoho turut menjelaskan posisi pelaku saat melempar bom molotov.
Ia menyebut lemparan dilakukan dari jarak tertentu sebelum mengenai kendaraan.
“Lemparnya dari sini, ke sana, terus ada obornya dilempar molotov. Minyaknya masih seperti ini, lewer-lewer. Itu ada bekas botolnya, itu obornya,” jelasnya.
Baca tanpa iklan