Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Buaya yang Serang Muhlis hingga Tewas Ditemukan Mati Usai Warga Pasang Umpan Beracun

Salman mengaku sengaja memasang beberapa umpan beracun untuk melumpuhkan buaya yang meresahkan warga.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Buaya yang Serang Muhlis hingga Tewas Ditemukan Mati Usai Warga Pasang Umpan Beracun
Tribun Sulbar/Fahrun Ramli
BUAYA MATI – (kiri) Buaya sepanjang 2,8 meter yang diduga menyerang warga di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat ditemukan mati, Senin (4/5/2026). (kanan) Viral di media sosial seorang warga nekat menyerang seekor buaya di pinggir Sungai Mandar, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Sulbar, Senin (4/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Seekor buaya yang menyerang Muhlis (50), warga di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, hingga meninggal dunia pada Kamis (24/4/2026) lalu ditemukan mati.
  • Buaya sepanjang 2,8 meter itu ditemukan mengapung di Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung.
  • Diduga buaya mati akibat memakan umpan beracun yang dipasang warga di pinggir sungai.

TRIBUNNEWS.COM, POLMAN – Seekor buaya yang menyerang Muhlis (50), warga di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, hingga meninggal dunia pada Kamis (24/4/2026) lalu ditemukan mati.

Buaya sepanjang 2,8 meter itu ditemukan mengapung di Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung.

Baca juga: Korban Diterkam Buaya di Malaka NTT Ditemukan Dalam Kondisi Tak Utuh Lagi

Diduga buaya mati akibat memakan umpan beracun yang dipasang warga di pinggir sungai.

Salman, warga yang memasang umpan beracun menyebut masih ada buaya lain yang berkeliaran di sungai tersebut.

"Ukurannya sekitar 2,8 meter, ditemukan mengapung di sungai. Masih ada buaya lain, ini buaya betina, ada anaknya juga yang berkeliaran sekitar satu meter," katanya.

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Ia mengaku sengaja memasang beberapa umpan beracun untuk melumpuhkan buaya yang meresahkan warga.

"Saya pasang umpan yang diberi racun, itu yang dimakan. Saya pasang empat umpan beracun," ujarnya.

Bangkai buaya pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari kerikil di bantaran Sungai Mandar.

Bangkai buaya kemudian dievakuasi ke daratan oleh warga sekitar.

Dalam video yang beredar, bangkai buaya tersebut menjadi tontonan warga yang berdatangan ke lokasi.

Tubuh buaya tampak berwarna kecokelatan dengan bercak hitam tidak beraturan di seluruh bagian tubuhnya.

Bagian ekor dan punggung buaya terlihat bergerigi.

Bangkai buaya sudah dikuburkan oleh warga.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas