Polda Jateng Bantu Buru Kiai Ashari Tersangka Pencabulan di Pati yang Diduga Kabur
Tim Jatanras Polda Jawa Tengah dikerahkan untuk buru Ashari, kiai di Pati yang jadi tersangka kasus kekerasan seksual kepada para santrinya
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Tim Jatanras Polda Jateng dikerahkan untuk bantu buru Ashari, kiai di Pati yang jadi tersangka kasus kekerasan seksual
- Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa Ashari diduga telah berada di luar wilayah Jawa Tengah
- Ia menyebut, pihak kepolisian tidak lagi memberikan toleransi karena tersangka yang tidak kooperatif dan selalu mangkir dari panggilan
TRIBUNNEWS.COM - Kasus kiai di Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang cabuli santriwatinya jadi sorotan nasional.
Kiai bernama Ashari tersebut, kini telah jadi tersangka setelah diduga melakukan pencabulan terhadap puluhan santriwatinya.
Meski telah ditetapkan menjadi tersangka, namun Ashari masih belum ditangkap dan ditahan.
Ashari sempat mendapat pemanggilan pada Senin (4/5/2026) oleh Polres Pati, namun ia mangkir dan ada dugaan Ashari kabur ke luar pulau.
Polda Jateng pun menerjunkan tim Jatanras untuk melakukan pengejaran terhadap Ashari.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan, pihaknya menerjunkan tim Jatanras karena tersangka berkali-kali mangkir dari panggilan penyidik tanpa alasan yang jelas.
Ia menuturkan, Ashari diduga kabur ke luar wilayah Jawa Tengah.
"Diduga berada di luar wilayah Jawa Tengah. Kemarin sudah dilakukan pemanggilan, namun yang bersangkutan tidak hadir," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.
Artanto menegaskan, pihak Polda Jateng tak memberikan toleransi lagi terhadap sikap tidak kooperatif tersangka.
Apabila lokasi persembunyiannya telah dipastikan, petugas akan langsung melakukan tindakan tegas.
"Saat ini masih dalam pengejaran,"
Baca juga: Demi Keamanan, 3 Saksi Kasus Pencabulan Kiai di Pati Jateng Cabut Keterangan
"Jika ditemukan, langsung ditangkap dan dilakukan penahanan," tegas Artanto.
Warga Sekitar Ancam Gelar Demo
Sementara itu, warga sekitar Ponpes Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Ahmad Nawawi mengatakan bahwa tersangka sudah lama tak terlihat di lingkungan pesantren.
Kepada TribunJateng.com, warga setempat pun mendesak polisi untuk segera melakukan penangkapan.
Apabila tidak segera ditangkap, warga akan mengadakan aksi demonstrasi besar-besaran.
Baca tanpa iklan