Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kabur ke Wonogiri Menyamar Jadi Peziarah, Warga Tak Ada yang Kenal dengan Kiai Cabul Ashari

Selama pelariannya di Wonogiri, Ashari Kiai cabul asal Pati menyamar sebagai peziarah sehingga tak ada yang curiga dan kenal dengannya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Selama bersembunyi di Wonogiri, Ashari Kiai cabul asal Pati menyamar sebagai peziarah.
  • Sehingga tak ada yang curiga terlebih tidak ada pula yang mengenalnya.
  • Ashari juga diketahui menginap di rumah warga selama di Wonogiri.

 

TRIBUNNEWS.COM, WONOGIRI - Ashari tersangka pencabulan terhadap santriwati di pondok pesantren di Pati diamankan polisi di wilayah Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, pada Kamis (7/5/2026) pagi.

Selama berada di Wonogiri, Ashari menyamar sebagai peziarah sehingga tak ada yang menaruh rasa curiga pada kiai cabul tersebut.

Hingga akhirnya keberadaan Ashari terendus polisi. Seorang sumber yang ditemui TribunSolo.com menjelaskan tersangka diamankan di Gedong Giyono yang merupakan kompleks Makam Raden Gunungsari.

 

Datang ke Purwantowo Wonogiri Naik Ojek

Berdasarkan informasi dari warga, Ashari datang ke Desa Bakalan sejak Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan ojek dari Kecamatan Purwantoro.

Rekomendasi Untuk Anda

Sesampainya di Desa Bakalan, A berganti ojek menuju kompleks makam tersebut yang berada di puncak sebuah bukit.

Lokasinya, menurut dia, cukup jauh dari permukiman.

“Ceritanya yang bersangkutan mengaku disuruh gurunya berpuasa tiga tahun, saat ini baru berjalan tiga bulan lalu disuruh ke sana,” jelas sumber tersebut.

Baca juga: Jejak Pelarian Kiai Ashari: Dibantu Sopir Pribadi, Sembunyi di Rumah Juru Kunci Petilasan 

 

Warga Tak Curiga

Menurut dia, warga tidak curiga.

Selain itu, lokasi makam tersebut berada jauh dari permukiman warga.

“Memang biasa datang orang luar kota yang berziarah, jadi tidak ada yang curiga,” ujar sumber tersebut.

Di sana, tersangka menginap di salah satu rumah warga yang tak jauh dari makam tersebut.

Memang rumah warga itu kerap digunakan sebagai tempat singgah para peziarah.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas