Berawal dari Iseng, Jurus Agen BRILink Shi Jack Ekspansi 7 Gerai
Lambat laun omzet BRILink Shi Jack meningkat, bahkan melebihi omzet usaha-usaha yang ia mulai lebih dulu
Penulis:
Facundo Chrysnha Pradipha
Editor:
Sri Juliati
Warga yang datang bertambah, transaksi terus meningkat.
Melihat peluang itu, Joko memberanikan diri membuka cabang baru di Langenharjo, sekitar lima kilometer dari lokasi pertama.
Letaknya strategis, tak jauh dari sebuah pondok pesantren, dan efeknya langsung terasa.
Para santri menjadi pelanggan tetap, datang setiap hari untuk tarik tunai atau transfer ke kampung halaman.
Gerai kedua itu hanya butuh dua bulan untuk menunjukkan bahwa keputusan Joko tidak keliru.
Transaksi tinggi, pelanggan loyal, dan kebutuhan pasar yang terus tumbuh menjadi alasan kuat untuk berkembang lebih jauh.
Ia merekrut dua karyawan tambahan, membagi mereka ke dalam dua shift agar layanan tak pernah berhenti.
Setahun berselang, gerai ketiga pun berdiri di Wonosari, Klaten.
Dari sana, Joko seperti menemukan ritme usahanya sendiri, dan mulai menyusun peta pengembangan.
Tak tanggung-tanggung, empat gerai tambahan dibuka hampir beriringan di wilayah Gawok, Gentan, dan Daleman.
Semua masih dalam lingkup Sukoharjo, tapi ia memastikan setiap lokasi punya potensi transaksi yang menjanjikan.
“Paling lompat kecamatan, tapi tetap dekat. Yang penting strategis,” ujarnya mantap.
Agen BRILink Saat Ini
Jalan Joko Bersama BRILink beriringan dengan kerikil bernama penghalang.
Tentu ada tantangan yang menghadang ketika usahanya berjalan.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah menjamurnya gerai-gerai BRILink.
Baca tanpa iklan