Jawaban Siswa Lomba Cerdas Cermat MPR Sama, tapi Disalahkan Juri, SMAN 1 Pontianak Protes
Jawaban yang sama tetapi disalahkan juri ini membuat pihak SMAN 1 Pontianak protes. Mereka ingin penjelasan transparan dari pihak penyelenggara.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Viral Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR di Kalimantan Barat berujung kontroversi ketika jawaban peserta dari SMAN 1 Pontianak disalahkan juri.
- Padahal, peserta dari sekolah tersebut menjawab sama seperti peserta dari sekolah lain yakni SMAN 1 Sambas.
- Peserta tersebut lantas protes. Namun, dewan juri yang juga merupakan pejabat di MPR menganggap jawaban peserta berbeda.
- Lalu, juri menganggap peserta tersebut tidak menjawab dengan artikulasi yang jelas.
TRIBUNNEWS.COM - Viral cuplikan video di media sosial yang memperlihatkan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar antar-SMA di Provinsi Kalimantan Barat yang digelar pada Sabtu (9/11/2026) lalu.
Namun, viralnya video tersebut bukan tentang sosok pemenangnya, tetapi adanya kontroversi oleh penilaian juri.
Momen berawal ketika pembawa acara menanyakan kepada peserta terkait tata cara pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Lalu, peserta dari SMAN 1 Pontianak terlebih dahulu memencet tombol dan langsung menjawab.
"Anggota BPK dipilih dari dan oleh anggota. Namun, untuk menjadi anggota BPK, adanya keterkaitan dengan perwakilan daerah tetap dijaga. DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?" tanya pembawa acara.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan dengan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," jawab peserta tersebut.
Namun, juri menyatakan bahwa jawaban peserta dari SMAN 1 Pontianak tersebut salah dan berujung adanya pengurangan sebanyak lima poin.
Baca juga: Viral Turis Lempar Batu ke Anjing Laut Langka di Hawaii, Sesumbar: Saya Kaya
Adapun juri tersebut merupakan Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita.
"Nilai -5," katanya.
Kemudian, peserta dari grup SMAN 1 Sambas menjawab pertanyaan tersebut di mana sama persis seperit yang diucapkan peserta dari SMAN 1 Pontianak.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan dari Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," jawab peserta dari SMAN 1 Sambas.
Anehnya, juri justru menganggap jawaban dari peserta tersebut adalah benar meski sama seperti jawaban dari peserta sebelumnya.
"Iya, inti jawabannya sudah benar. Nilai (tambah) 10 poin," katanya.
Peserta SMAN 1 Pontianak Langsung Protes, Juri Berdalih Artikulasi Tak Jelas
Setelah itu, peserta dari SMAN 1 Pontianak langsung memprotes keputusan dari juri tersebut.
Ia meyakini bahwa jawaban yang disampaikannya sama dengan apa yang diucapkan oleh peserta dari SMAN 1 Sambas.
Baca tanpa iklan