Satpam Perumahan di Surabaya Dihabisi Teman Kerja, Ini Keterangan Polisi
Pelaku berinisial OA, merupakan teman sesama seprofesi dengan korban. Bahkan, pelaku merupakan salah satu teman korban di tempat kerja
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Satpam perumahan ditemukan tewas bersimbah darah, mengalami enam luka tusuk, di rumah kosong kawasan Sukomanunggal Surabaya.
- Polisi menangkap pelaku berinisial OA, teman kerja korban, enam jam setelah penemuan jenazah korban ditemukan.
- Motif pembunuhan masih didalami polisi, sementara barang korban sebagian besar tetap berada lokasi kejadian pembunuhan.
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - DM (48), seorang satpam perumahan ditemukan tewas dengan enam luka tusuk di sebuah rumah kosong dekat pos tempatnya berjaga kawasan Jalan Sukomanunggal Jaya, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (11/5/2026) dini hari.
Setelah proses olah TKP, polisi menangkap pelaku pembunuhan.
"Iya benar (1 pelaku berhasil ditangkap)," kata Kapolsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Kompol M. Akhyar, Senin (11/5/2026).
Hal senada juga disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Ipda Andrianto yang menyebutkan kasus tersebut kini diambil alih Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya.
"Diambil alih Polrestabes Surabaya. Iya pelaku tertangkap," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com.
Pelaku Teman Korban
Informasinya, pelaku berinisial OA, merupakan teman sesama seprofesi dengan korban. Bahkan, pelaku merupakan salah satu teman korban di tempat kerja.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, Pelaku OA ditangkap enam jam setelah laporan pertama penemuan jenazah korban di lokasi tersebut.
Pelaku OA ditengarai merupakan pelaku tunggal yang menganiaya dengan cara menusuk pada leher serta dada korban menggunakan senjata tajam hingga meninggal dunia.
Temuan tersebut diperkuat dari pengakuan pelaku, serta saksi. Termasuk pencocokan terhadap rekaman CCTV yang diperoleh penyidik bahwa pada momen tersebut cuma ada pelaku dan korban.
Baca juga: Sosok Cecep, Pelaku Pembunuhan Mantan Adik Ipar di Bandung, Sakit Hati Dilarang Bertemu Anak
"Saat ini dari pengakuan tersangka, dia pelaku tunggal. Setelah dicek CCTV yang ada, dan kemudian keterangan saksi di TKP memang saat itu kondisi sepi tidak ada orang selain korban dan pelaku," ujarnya, Senin (11/5/2026).
Polisi Dalami Motif Pembunuhan
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Evan Caesar Ibrahim mengatakan pihaknya belum dapat mengungkap informasi perihal motif pasti pelaku menghabisi nyawa korban.
"Motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban masih dilakukan pendalaman," ujar Evan menambahkan.
Di lain sisi, adik kandung korban, Adi Deden Februadi (35) mengaku belum mengetahui dugaan motif insiden yang menewaskan sang kakak. Karena, ia merasa sang kakak juga tidak pernah terlibat permasalahan dengan orang lain.
Ia sempat menduga bahwa sang kakak mungkin menjadi korban kebrutalan para perampok atau perampasan harta benda.
Baca tanpa iklan