Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal LCC 4 Pilar MPR RI, SMAN 1 Sambas Sempat Unggah Pernyataan Sikap lalu Dihapus

MPR RI nonaktifkan juri & MC LCC Empat Pilar Kalbar usai polemik penilaian jawaban peserta viral di media sosial.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi

Ringkasan Berita:
  • Setjen MPR RI menonaktifkan juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar usai polemik penilaian jawaban peserta viral.
  • Langkah ini diumumkan via Instagram resmi MPR RI, disertai evaluasi teknis lomba agar lebih transparan. 
  • Publik diminta tetap menjunjung sportivitas dan keadilan dalam pendidikan kebangsaan

TRIBUNNEWS.COM - Prestasi yang diraih SMAN 1 Sambas sebagai juara pertama Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat tengah menjadi sorotan publik usai muncul kontroversi dalam jalannya perlombaan.

Kemenangan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredarnya potongan video pertandingan yang memicu perdebatan warganet terkait keputusan dewan juri dalam pemberian poin kepada peserta.

Di tengah polemik yang berkembang, pihak SMAN 1 Sambas sempat mengunggah pernyataan sikap resmi melalui akun media sosial sekolah pada Selasa (12/5/2026).

Namun, unggahan tersebut diketahui telah dihapus atau ditarik tak lama setelah dipublikasikan.

Postingan SMAN 1 Sambas

Kepala sekolah membenarkan bahwa pihaknya sempat merilis pernyataan resmi sebagai upaya meredam opini liar yang berkembang di tengah masyarakat.

Meski demikian, unggahan itu kemudian diputuskan untuk ditarik kembali.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam draf pernyataan yang sempat beredar, pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk tetap menjunjung sportivitas serta menghormati keputusan penyelenggara lomba, yakni MPR RI.

“Kami SMAN 1 Sambas menegaskan sikap untuk sepenuhnya mendukung dan menghormati setiap keputusan yang telah ditetapkan. Kami memastikan seluruh tahapan lomba telah diikuti dengan tertib, jujur, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian isi petikan pernyataan yang sempat diunggah.

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa partisipasi mereka dalam ajang LCC Empat Pilar, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional, selalu mengedepankan nilai pendidikan, integritas, dan sportivitas.

Selain itu, pesan dalam unggahan tersebut turut memberikan semangat kepada para siswa agar tetap fokus membawa nama baik Kabupaten Sambas dan Kalimantan Barat di tingkat nasional.

Baca juga: Fakta-Fakta LCC 4 Pilar Kalbar Viral Berujung MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC

Kronologi Polemik LCC 4 Pilar Kalbar

Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Pontianak pada Sabtu mendadak menjadi sorotan publik usai muncul polemik penilaian dewan juri terhadap jawaban peserta.

Kegiatan tersebut diikuti sembilan sekolah menengah atas di Kalimantan Barat. Tiga sekolah yang berhasil lolos ke babak final yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Polemik bermula saat sesi rebutan jawaban dengan pertanyaan, “DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?”

Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjadi peserta pertama yang menjawab pertanyaan tersebut.

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” ujar seorang siswi dari Regu C.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas