Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Populer Regional: Sosok Pembakaran Mobil Kades Hoho-Mahasiswi UIN Dilecehkan saat Sidang Skripsi

Kasus pembakaran mobil Kades Banjarnegara dan dugaan pelecehan dosen UIN Solo jadi sorotan usai muncul pengakuan korban.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Haryadi menjelaskan tersangka ditangkap di rumah sepupunya tanpa perlawanan.

Baca selengkapnya.

3. Modus Penipuan Proyek Kopdes Merah Putih di Boyolali, Kontraktor Alami Kerugian Rp1,2 Miliar

PERKUAT EKONOMI - Warga mengangkat beras yang dibeli di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah beroperasi di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
PERKUAT EKONOMI - Warga mengangkat beras yang dibeli di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah beroperasi di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Tribunnews/Jeprima)

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menggerakkan perekonomian masyarakat desa, mengelola potensi lokal, serta menyediakan permodalan bagi warga setempat.

Pada Sabtu (16/5/2026), Prabowo meresmikan operasionalisasi 1.061 KDMP di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Peresmian dilakukan secara simbolis di KDMP Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Kini seorang warga Boyolali, Jawa Tengah berinisial S menjadi korban penipuan proyek KDMP dan mengalami kerugian hingga Rp1,2 miliar.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah dilakukan penyelidikan, Polres Boyolali mengamankan lima tersangka yang memiliki peran berbeda-beda.

Tersangka menipu korban dengan iming-iming mendapatkan 44 titik proyek pembangunan KDMP. 

Bahkan, nama perusahaan BUMN, Agrinas turut dicatut agar korban percaya.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, mengatakan kelima tersangka yakni WW, APP, JA, RAJ, dan HW alias Prabu.

Awalnya, WW dan APP bertemu korban di sebuah rumah makan di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Desember 2025.

Korban yang memiliki perusahaan kontraktor ditawari memegang sejumlah proyek KDMP.

“Para pelaku meminta sejumlah uang untuk memperlancar untuk mendapatkan proyek tersebut,” paparnya, Selasa (19/5/2026), dikutip dari TribunSolo.com.

Korban kemudian mengirimkan uang secara bertahap dengan total Rp1,2 miliar.

Sesuai Minatmu
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas