Dengar Nilai Cathlyn Calon Paskibraka Cukup, tapi Dicoret, Wali Kota Makassar: Berharap Proses Fair
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berharap proses seleksi Paskibraka nasional di tingkat Provinsi berjalan fair.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menanggapi soal calon Paskibraka bernama Cathlyn Yvaine Lesmana yang dicoret.
- Ia mendengar Cathlyn mendapat nilai cukup dalam proses seleksi.
- Karena itu, Munafri berharap proses seleksi Paskibraka nasional di tingkat Provinsi berjalan fair.
TRIBUNNEWS.com - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menanggapi soal dicoretnya nama Cathlyn Yvaine Lesmana sebagai salah satu calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional.
Ia mengaku mendengar kabar perolehan nilai Cathlyn saat seleksi Paskibraka nasional sudah mencukupi.
Karena itu, Munafri prihatin saat tahu Cathlyn batal mewakili Kota Makassar sebagai calon Paskibraka nasional.
"Peserta dari Makassar ada, ini delegasi dari Kota Makassar yang dikirim seleksi. Masa tidak ada? Kita berharap hasil seleksi semuanya fair (adil)" ujar Munafri, Senin (25/5/2026), dikutip dari Tribun-Timur.com.
"Padahal nilainya siswa (Cathlyn) kabarnya cukup. Jadi, kita berharap benar-benar fair dalam proses ini," imbuh dia.
Berbeda dari Munafri, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Bustanul, mengungkapkan Cathlyn bukan pemilik nilai tertinggi.
Baca juga: Nama Cathlyn Dicoret dari Daftar Paskibraka, Kesbangpol Sebut Seleksi Sudah Sesuai Aturan
Ia juga membantah soal narasi yang mengatakan nama Cathlyn dicoret, meski telah lolos seleksi, dan diganti oleh calon lainnya.
Tak hanya itu, Bustanul juga menampik kabar yang mengatakan Cathlyn batal lolos sebab tak menguasai bahasa daerah.
"Perlu kami sampaikan, bahwa kata diganti itu adalah sudah ditetapkan terus diganti, logikanya begitu."
"Berarti ada pengumuman dulu, (yang bersangkutan) lolos terus diganti orang baru. Tapi, ada tidak pengumuman yang dimaksud?"
"Kalau pun Makassar mau ngotot menganggap (ada wakil dari Kota Makassar), harusnya kan yang diprioritaskan itu Putri, bukan Cathlyn, karena lebih tinggi nilainya," ujar Bustanul, dilansir Kompas.com.
"Jadi tes kepribadian salah satunya adalah melihat kearifan lokal yang bersangkutan namanya juga mewakili daerah, masa salah ketika kita bertanya tahu bahasa daerah tidak."
"Tetapi, bahasa daerah tau atau tidaknya itu tidak menjadi indikator menggugurkan," lanjutnya.
Bustanul juga menjelaskan soal proses seleksi yang disebut dilakukan secara tertutup.
Ia mengatakan penetapan tiga besar calon Paskibraka nasional telah disaksikan semua peserta.