Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tiga Pelajar Sragen Diamankan Saat Live TikTok Konten Pocong

Konten horor tersebut dibuat demi mengejar popularitas dan gift monetisasi di media sosial. Aksi mereka pun sempat viral dan ditonton ratusan pengguna

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Tiga Pelajar Sragen Diamankan Saat Live TikTok Konten Pocong
HO/IST/TribunSolo.com/Istimewa
BIKIN RESAH - Tiga pelajar membuat resah dengan membuat konten horor secara langsung di akun TikTok dengan menjadi pocong jadi-jadian yang viral diamankan polisi, Kamis (28/5/2026) dini hari di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi menangkap tiga pelajar Sragen saat membuat konten live TikTok bertema pocong jadi-jadian, Kamis dinihari.
  • Konten horor tersebut dibuat demi popularitas, viewers, serta gift monetisasi media sosial TikTok oleh pelajar.
  • Polisi melakukan pembinaan bersama orangtua dan sekolah agar kejadian serupa tidak terulang kembali nantinya.

TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN -  Polisi menangkap tiga pelajar di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah karena membuat konten live TikTok bertema 'pocong jadi-jadian'.

Ketiganya diamankan aparat Polres Sragen saat beraksi di kawasan Terowongan Rel Kereta Api Timur Pasar Bunder, Kamis (28/5) dini hari.

Konten horor tersebut dibuat demi mengejar popularitas dan gift monetisasi di media sosial. Aksi mereka pun sempat viral dan ditonton ratusan pengguna TikTok.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, ketiga pelajar yang diamankan masing-masing berinisial RA (17), RG (17), dan JS (17).

“Kami mengamankan tiga pelajar yang hendak membuat konten horor dengan menjadi pocong jadi-jadian di kawasan Terowongan Rel Kereta Api Timur Pasar Bunder Sragen," kata Dewiana, Kamis (28/5/2026).

Peran Masing-masing

Dalam aksinya, RA berperan sebagai pemeran pocong, RG menjadi operator live TikTok, sedangkan JS ikut dalam rombongan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dewiana menjelaskan, mereka mulai berkumpul pada Rabu (27/5) sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah rumah kawasan Perumahan Plumbungan Indah, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

"Dari lokasi tersebut mereka mulai menyiapkan atribut dan kostum pocong untuk dijadikan konten live TikTok," kata dia.

Sekitar pukul 22.30 WIB, ketiganya mulai melakukan siaran langsung sambil berkeliling menggunakan sepeda motor ke sejumlah titik pusat Kota Sragen, mulai Stadion Taruna, Alun-Alun Sasono Langen Putro hingga kawasan Terowongan Rel Kereta Api Timur Pasar Bunder.

Baca juga: Sosok Pocong di Cikarang Bekasi Ternyata Hoaks, Pelaku Klarifikasi dan Minta Maaf

Lokasi terowongan sengaja dipilih karena dikenal sepi dan dianggap mendukung suasana mencekam agar menarik perhatian penonton media sosial.

Namun aksi mereka akhirnya dihentikan polisi saat patroli siber dan monitoring media sosial menemukan keberadaan ketiga pelajar tersebut di area terowongan rel kereta api.

Sementara Tak Ada Unsur Pidana

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut tidak ditemukan unsur tindak pidana lain selain pembuatan konten hiburan untuk menaikkan interaksi akun TikTok mereka.

Meski demikian, polisi menilai aksi tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat dan memicu gangguan keamanan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya anak-anak muda, agar menggunakan media sosial secara bijak dan kreatif tanpa membuat konten yang menimbulkan keresahan masyarakat maupun membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegas Dewiana.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas