Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Periksa Sampel Makanan Usai Sekeluarga Tewas di Tenda Wisata Glamping Temanggung

Polres Temanggung memeriksa laboratorium makanan yang dibawa oleh sekeluarga yang ditemukan meninggal di lokasi wisata Temanggung.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Polisi Periksa Sampel Makanan Usai Sekeluarga Tewas di Tenda Wisata Glamping Temanggung
Freepik
ILUSTRASI GLAMPING - Ilustrasi glamping (Freepik) 

Ringkasan Berita:
  • Polres Temanggung memeriksa laboratorium makanan yang dibawa oleh sekeluarga yang ditemukan meninggal di lokasi wisata Temanggung.
  • Keempat korban ditemukan tidak bernyawa di dalam tenda camping yang mereka sewa saat berlibur. 
  • Peristiwa tersebut terjadi usai keluarga asal Ambarawa itu menjalani kegiatan kamping selama satu malam, mulai Selasa hingga Rabu, 26-27 Mei 2026.

TRIBUNNEWS.COM - Kepolisian Resor (Polres) Temanggung melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap makanan yang dibawa oleh sekeluarga yang ditemukan meninggal dunia di lokasi wisata Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, Kamis (28/5/2026), menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan di Labfor Polda Jawa Tengah.

“Semua di lokasi kamping, tenda glamping. Untuk saat ini kami dari tim identifikasi dan dibantu oleh DVI Polda telah melaksanakan pemeriksaan autopsi,” ujarnya seperti dikutip dari Kompas TV.

Ia menambahkan, “Dan untuk makanan yang dibawa dari korban, itu sedang kami laksanakan pemeriksaan di Labfor Polda Jateng.”

Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung

Misteri meninggalnya empat wisatawan yang masih satu keluarga di area wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggegerkan warga dan pengunjung.

Keempat korban ditemukan tidak bernyawa di dalam tenda camping yang mereka sewa saat berlibur. 

Rekomendasi Untuk Anda

Peristiwa tersebut terjadi usai keluarga asal Ambarawa itu menjalani kegiatan kamping selama satu malam, mulai Selasa hingga Rabu, 26-27 Mei 2026.

Korban diketahui terdiri dari MAM (52), M (43), serta dua anak mereka berinisial BAH (21) dan AEH (17). 

Seluruh korban merupakan warga Desa Panjang, Ambarawa.

Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, mengatakan keluarga tersebut datang ke lokasi wisata sekitar pukul 22.00 WIB pada Selasa malam untuk melakukan reservasi dan bermalam di area camping.

“Keempat korban merupakan satu keluarga yang berdomisili di Desa Panjang, Ambarawa,” ujar Mahendra, Kamis, 28 Mei 2026.

Kejanggalan mulai dirasakan petugas wisata pada Rabu siang sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, seorang petugas bernama Zaki mendatangi tenda untuk mengingatkan waktu check out sekaligus membersihkan area. Namun, tidak ada satu pun respon dari dalam tenda meski sudah dipanggil beberapa kali.

Karena merasa curiga, petugas kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 15.45 WIB. Saat pintu tenda dibuka, keempat penghuni ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan tubuh mereka disebut telah kaku

“Petugas sempat mengetuk dan memanggil, tetapi tidak ada jawaban. Setelah dibuka, korban sudah ditemukan meninggal dunia di lokasi,” jelas Mahendra.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Tim Inafis Polres Temanggung bersama DVI Polda Jawa Tengah kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap jasad korban. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas