Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penampakan Kerusakan Rumah Warga akibat Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut

Rumah warga di Kabupaten Kep. Sangihe rusak diguncang gempa Magnitudo 7,7 Senin (8/6/2026) pagi. Warga mengungsi di tempat aman

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah rumah warga di Kabupaten Kepulauan Sangihe rusak diguncang gempa bumi magnitudo 7,7 pada Senin (8/6/2026) pagi.
  • Para warga pun harus mengungsi karena bangunan rusak di tempat aman.
  • Di pengungsian, warga berharap pemeintah daerah bisa memberikan bantuan mulai dari makanan siap saji hingga logistik lainnya
  • Belasan pasien di rumah sakit juga ikut dievakuasi ke luar ruangan saat gempa terjadi

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah bagunan warga di Desa Kawio, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara rusak diguncang gempa, Senin (8/6/2026) pagi.

Gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 terjadi di selatan perairan Filipina, dekat Kepulauan Sangihe.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa berpusat di kedalaman 105 KM barat laut Tahuna - Kep. Sangihe ini bahkan memicu peringatan dini untuk wilayah Gorontalo, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi UTara.

Gempa tersebut pun merusak bangunan sejumlah warga Desa Kawio yang berada di Kep. Sangihe.

Mengutip TribunManado.co.id, sejumlah warga saat ini berada di pengungsian yang ada di titik aman, seperti kawasan gunung maupun lapangan desa.

Seorang warga mengatakan bahwa para pengungsi membutuhkan bantuan mulai dari makanan siap saji, air bersih, obat, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mohon segera bantuan makanan dan obat-obatan. Masyarakat saat ini masih berada dalam pengungsian di gunung, lapangan, dan belakang PLN," ujar salah satu warga.

Kerusakan bangunan akibat gempa juga terjadi di Desa Matutuang, Kecamatan Marore, Kep Sangihe.

Yance, salah satu warga mengatakan, masyarakat saat ini mengungsi karena banyak rumah yang rusak.

"Sebagian masyarakat memilih mengungsi ke lokasi yang dianggap lebih aman sambil menunggu perkembangan situasi dan informasi resmi dari pemerintah", ujar Yance, dikutip dari TribunManado.co.id.

Warga pun berharap pemerintah daerah atau instansi terkait untuk melakukan penanganan dan memberikan bantuan secepatnya.

Baca juga: Pusat Gempa M 7,8 di Filipina, Otoritas Sebut Guncangan Terkuat yang Pernah Dialami

Bupati Sangihe Tinjau Kondisi Pasien di Rumah Sakit

Pasien yang berada di RSUD Liun Kendage Tahuna, Kepulauan Sangihe juga dievakuasi saat gempa terjadi.

Pantauan TribunManado.co.id di lapangan, Bupati Kep. Sangihe, Michael Thungari dan wakilnya, Tendris Bulahari langsung meninjau kondisi pasien di rumah sakit.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 19 pasien dievakuasi dari dalam gedung rumah sakit menuju area yang lebih aman di jalan samping RSUD Liun Kendage.

"Kami turun langsung untuk memastikan seluruh pasien dalam kondisi aman dan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam situasi darurat seperti ini," ujar Michael Thungari, Senin (8/6/2026).

gempa di sulut awdfq23f
DAMPAK GEMPA DI SULUT - Dampak gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (8/6/2026). Sejumlah rumah warga di Desa Kawio, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengalami kerusakan.

Warga di Minahasa Utara Panik

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas