Gempa di Kota General Santos Mindanao Selatan Robohkan Bangunan dan Gereja
Sejumlah bangunan di Kota General Santos di Mindanao Selatan, rusak berat pasca diguncang gempa Senin pagi.
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Sejumlah bangunan di Kota General Santos di Mindanao Selatan, rusak berat pasca diguncang gempa Senin pagi.
- Laporan Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) menyatakan, gempa di Mindanao terjadi pada kedalaman 10 km.
- Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat mengeluarkan peringatan ancaman tsunami terkait gempa tersebut.
TRIBUNNEWS.COM - Gempa dengan magnitude 8.2 Senin pagi, 8 Juni 2026 yang melanda wilayah Mindanao Selatan membuat warga panik. Sejumlah bangunan di Kota General Santos di Mindanao Selatan, runtuh.
Seperti rekaman video yang beredar di Instagram pagi ini menunjukkan kepanikan warga karena kerasnya gempa. Dalam sebuah video, warga yang beraktivitas di luar rumah langsung berhenti dan berjongkok di jalan raya.
Sementara, dinding sebuah bangunan pusat perbelanjaan setinggi beberapa lantai di sebelah terlihat runtuh. Tembok retak parah dan material bangunan berguguran.
Video lainnya yang dibagikan warga di kawasan jalan raya kota tersebut menggambarkan kerasnya guncangan gempa bumi hingga membuat kabel listrik yang menggantung di tiang di tepi jalan raya terguncang hebat. Begitu juga pepohonan.
Sebuah video lainnya yang dibagikan warga di Kota General Santos pula menunjukkan bangunan gereja yang rusak. Begitu juga hancurnya bangunan sejumlah toko dan ruko. Atap dan betok roboh.
Baca juga: Tak Hanya Sulut, Gempa Magnitude 8.2 Juga Terjadi di Mindanao Filipina Selatan
Laporan Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) menyatakan, gempa di Mindanao terjadi pada kedalaman 10 km. Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat mengeluarkan peringatan ancaman tsunami terkait gempa tersebut.
Ketinggian gelombang lebih dari 1 meter di atas pasang surut normal dapat diperkirakan terjadi setelah gempa, kata Badan Seismologi Filipina. Mereka memperingatkan akan adanya kerusakan dan gempa susulan akibat gempa tersebut.
Peringatan tsunami juga dikeluarkan untuk daerah pesisir timur laut Indonesia, kata Badan Geofisika Indonesia.
GFZ sebelumnya memperkirakan kekuatan gempa sebesar 7,3 skala Richter.