Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rumahnya Bergoyang saat Gempa Magnitudo 7,7, Warga Minut: Seperti Naik Kapal

Gempa magnitudo 7,7 guncang Sangihe Sulut, BMKG keluarkan potensi tsunami. Warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi di 236 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
  • BMKG mengeluarkan peringatan potensi tsunami usai gempa yang terjadi pukul 06.37 WIB.
  • Guncangan terasa hingga Minahasa Utara dan Gorontalo, membuat warga berhamburan keluar rumah.
  • Warga menggambarkan getaran seperti berada di kapal atau sensasi berdenyut yang cukup lama.
  • Gubernur Sulut mengimbau masyarakat pesisir tetap waspada dan mengikuti arahan resmi BMKG serta aparat.

TRIBUNNEWS.COM - Terjadi gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di 236 kilometer Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) Senin (8/6/2026) pukul 06.37 WIB.

Gempa berkekuatan besar tersebut juga memicu adanya potensi tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Gempa juga terasa hingga ke Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Jika ditarik garis lurus, jarak antara Kabupaten Minahasa Utara hingga ke Kepulauan Sangihe adalah 200-250 kilometer dengan menempuh jalur laut.

Seorang warga Perumahan Kawangkoan Baru di Desa Kalawat, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara mengaku banyak warga yang berhamburan keluar rumah saat gempa terjadi.

Grace, salah satu warga mengaku, saat gempa terjadi ia sedang mencuci piring dan mengajak anaknya untuk keluar rumah.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menuturkan, guncangan gempa terasa seperti naik kapal di laut yang berombak.

"Rasanya seperti berada di atas kapal dengan lautan berombak," katanya, dikutip dari TribunManado.co.id.

Warga lainnya, Roy, mengaku melihat motornya yang sedang terparkir sampai bergerak sendiri.

"Saya langsung insting, ini ada gempa. Langsung saya lari keluar," kata Roy.

Setelah gempa berhenti, ia langsung masuk ke dalam rumah untuk berdoa meminta keselamatan.

Baca juga: Gempa M 7,0 Filipina Terasa hingga Sulawesi Utara, Potensi Tsunami Lebih dari 1 Meter di Sarangani

"Semoga Tuhan melindungi Sulut," katanya.

Dirasakan hingga Gorontalo

gempa bumi pada Senin pagi ini juga dirasakan hingga Gorontalo.

Warga Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo mengatakan, gempa yang terjadi pagi tadi durasinya cukup lama.

"Gempa ini agak lama,” kata Sutarni warga Kecamatan Telaga.

GEMPA HARI INI - Tangkap layar situs BMKG memperlihatkan Gempa Bumi M7,7 di 244 km Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Gempa magnitudo 7,0 mengguncang lepas pantai Sarangani, Filipina, pada Senin pagi dan memicu peringatan dini tsunami dari Phivolcs.
GEMPA HARI INI - Tangkap layar situs BMKG memperlihatkan Gempa Bumi M7,7 di 244 km Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Gempa magnitudo 7,0 mengguncang lepas pantai Sarangani, Filipina, pada Senin pagi dan memicu peringatan dini tsunami dari Phivolcs. (BMKG)
Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas