Perkuat Gerak Pelayanan Publik, PKB Jawa Barat Gelar PKBFest
DPW PKB Jawa Barat akan menggelar PKBFest & Inagurasi DPAC pada 14 Juni 2026 di Bandung, Jawa Barat.
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- DPW PKB Jawa Barat akan menggelar PKBFest & Inagurasi DPAC pada 14 Juni 2026 di Bandung, Jawa Barat.
- Ketua PKB Jabar, Syaiful Huda, menegaskan partai harus fokus melayani rakyat.
- Acara ini menampilkan berbagai program sosial seperti Foodbank, Gerak Tanggap Darurat dengan sekitar 250 ambulans, dan Bale Zakat.
- PKBFest juga akan dihadiri Muhaimin Iskandar yang dijadwalkan meninjau layanan publik serta melepas ratusan armada ambulans kemanusiaan.
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jawa Barat bersiap menggelar perhelatan akbar bertajuk PKBFest & Inagurasi DPAC pada Minggu, 14 Juni 2026.
Acara yang akan diadakan di Youth Centre Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, ini mengusung tema "Padamu Jawa Barat, PKB Berkhidmat".
Baca juga: Refleksi Waisak, PKB Tekankan Pesan Gus Dur soal Perdamaian
Ajang ini menjadi momentum penting menguatkan kembali arah khidmah dan komitmen pelayanan partai kepada rakyat dan umat di seluruh pelosok Jawa Barat.
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, menegaskan bahwa esensi kehadiran partai politik harus memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung dalam kehidupan publik.
Menurutnya kekuasaan bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah alat untuk melayani masyarakat sebesar-besarnya.
"Kehadiran PKB bukan sekadar soal perebutan kekuasaan tetapi bagaimana menggunakan sebesar-besarnya kekuasaan tersebut untuk melayani rakyat. Sinergi antara kebijakan di parlemen, eksekutif, dan aksi nyata di lapangan adalah kunci yang terus dipegang oleh seluruh kader dan pengurus PKB di Jawa Barat," ujar Syaiful Huda, Kamis (11/6/2026).
Huda mengungkapkan dalam beberapa tahun terakhir, PKB Jabar telah menginisiasi berbagai gerakan layanan publik yang menyentuh berbagai lini kehidupan masyarakat.
Diantaranya Gerakan Foodbank sebagai bentuk ekonomi sirkular.
Gerakan ini tidak sekadar membagikan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menghidupkan geliat UMKM produsen kuliner.
“Setiap hari Jumat, produk UMKM lokal dibeli oleh kader PKB Jabar untuk disalurkan, menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang berkesinambungan antara parpol, pelaku usaha kecil, dan masyarakat marjinal,” ujarnya.
Baca juga: Legislator PKB Nilai Penangkapan Pelaku Kekerasan Seksual Santriwati di Pati Baru Langkah Awal
Di lini aksi kemanusiaan, kata Huda PKB Jabar membentuk satuan Gerak Tanggap Darurat (GTD). Satuan GTD ini didukung oleh armada sekitar 250 unit ambulans yang tersebar di pelosok Jawa Barat.
“Digawangi oleh ribuan relawan yang siaga 24 jam, armada ini aktif menangani situasi darurat, mulai dari penanganan bencana longsor di Bandung Barat hingga panggilan darurat untuk mengantarkan pasien stroke mendadak maupun ibu hamil ke pusat kesehatan,” katanya.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI mengatakan PKB Jabar juga mendirikan entitas layanan umat Bale Zakat.
Lembaga ini berfungsi mengelola dan menyalurkan infak, shodaqoh, hingga hewan kurban dari kader PKB maupun masyarakat luas kepada yang berhak menerima.