Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Santriwati di Karawang Dinodai Guru Ngaji Saat Istrinya Lagi Tidur

Pelaku melakukan aksi bejadnya di Musala dalam area majelis dzikirnya ketika sang istri tengah tidur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Santriwati di Karawang Dinodai Guru Ngaji Saat Istrinya Lagi Tidur
Kompas.com
Ilustrasi korban pelecehan seksual. 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Polisi tengah menangani sejumlah dugaan kekerasan seksual di pondok pesantren di berbagai daerah. 
  • Di Pekalongan dan Pati, pimpinan atau pengelola ponpes telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, sementara izin operasional salah satu ponpes dibekukan.
  • Kasus serupa juga mengirimkan di Bogor dan Ponorogo dengan korban mencapai puluhan santri dan alumni. 
  • Terbaru di Karawang, polisi dan pemerintah daerah setempat mengusut dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati.

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG -  Pelecehan seksual terhadap santriwati di bawah umur kembali terjadi.

Kali ini menimpa seorang santriwati di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Korban berinisial S warga Kecamatan Pakisjaya ini diduga dinodai oleh pemimpin majelis dzikir atau guru ngaji yang tak jauh dari rumah korban.

Pelaku melakukan aksi bejadnya di Musala dalam area majelis dzikirnya ketika sang istri tengah tidur.

Kronologi kejadian

Korban menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya.

Hal itu bermula saat 4 tahun lalu majelis dzikir tersebut hadir di dekat lingkungan rumahnya di Pakisjaya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia lalu datang menimba ilmu sebagai santri untuk belajar mengaji setelah pulang sekolah.

Awalnya, tak ada hal yang mencurigakan.

Hingga pada tahun 2024 saat masih kelas 3 SMP, korban bersama teman-temannya diminta menginap di rumah guru ngaji untuk menemani istrinya.

Tak ada rasa curiga, karena ia tidur menginap bersama-sama santriwati-santriwati lainnya.

Sampai pada waktu tengah malam, terduga pelaku pulang ke rumah. 

Tak lama kemudian, korban dibangunkan dan diajak untuk mengikuti pelaku.

Melihat kondisi sepi, korban diajak keluar rumah pelaku melalui pintu belakang untuk menuju ke Mushola.

Di mushola yang masih terdapat di area majelis dzikir itu korban dirudapaksa.

"Terus udah saya diajak tuh kirain mau ngapain, ditarik udah ditarik, terus dia ngeliat situasi aman apa enggak, ada orang apa enggak terus udah saya diajak ke itu mushola. Dipaksa ngelakuin itu," ungkapnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas