Internet Mati saat Demo Mahasiswa USU di DPRD Sumut, Massa Curiga Ada Pembatasan
Internet di DPRD Sumut mati saat demo mahasiswa, muncul dugaan pembatasan informasi di tengah aksi kritis terhadap pemerintah.
Editor:
Glery Lazuardi
"Sampai saat ini saya belum mendengar informasi itu. Yang penting, kita bisa melihat bahwa lancarnya kegiatan penyampaian aksi unjuk rasa dengan pelayanan yang diberikan, itu yang sangat luar biasa."
Mahasiswa Soroti Kabinet hingga UU Polri
Sebelumnya, ratusan mahasiswa BEM USU mulai berdatangan ke depan Gedung DPRD Sumut sekitar pukul 14.33 WIB.
Dengan mengenakan almamater berwarna hijau, mereka berjalan kaki dari arah Jalan Kapten Maulana Lubis menuju Jalan Imam Bonjol.
Di barisan terdepan tampak sebuah mobil pikap yang membawa pengeras suara dan genset sebagai sumber listrik selama aksi berlangsung.
Setibanya di depan Gedung DPRD Sumut, massa langsung membentangkan sejumlah spanduk berisi kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Salah satu spanduk yang menjadi perhatian berisi kritik terhadap Kabinet Merah Putih di era Presiden Prabowo Subianto.
"Yang makan anak, yang gemuk kabinet merah putih," tulis spanduk berlatar hitam yang dibawa peserta aksi.
Selain itu, mahasiswa juga membawa spanduk yang menolak Undang-Undang Polri.
"19 juta lapangan pekerjaan untuk Polri. Tolak UU Polri," katanya.
Hingga aksi berlangsung, mahasiswa terus menyampaikan berbagai tuntutan dan kritik melalui orasi secara bergantian di depan Gedung DPRD Sumatera Utara.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Jaringan Internet Mati Berjam-jam Saat Mahasiswa Demo di DPRD Sumut, Kapolrestabes:Saya Belum Dengar