Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Profil Sudaryono, Wakil Menteri Pertanian yang Mengaku Dipukul saat Diskusi di UGM

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengaku dipukul saat menghadiri acara diskusi bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia”.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Sudaryono, Wakil Menteri Pertanian yang Mengaku Dipukul saat Diskusi di UGM
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
DIPUKUL - Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono di kantor Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Selasa (26/5/2026). Saat acara diskusi di UGM, 15 Juni 2026, Sudaryono mengaku dipukul. 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Wakil Menteri Pertanian Sudaryono diduga dipukul saat menghadiri acara diskusi di UGM.
  • Sudaryono mengklaim tidak kabur dari acara dan memilih bertahan di tempat.
  • Acara diskusi itu digeruduk oleh sejumlah mahasiswa yang berusaha naik ke panggung.

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengaku dipukul saat menghadiri acara diskusi bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin (15/6/2026).

Acara itu berlangsung ricuh dan digeruduk oleh sejumlah mahasiswa yang berusaha naik ke panggung. Karena situasi memanas, Sudaryono beserta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko terpaksa dievakuasi.

Sejumlah mahasiswa meluapkan kemarahan kepada ketiga pejabat itu. Mereka naik lantang berteriak “penjilat”, “revolusi”, dan mengeluarkan umpatan terhadap pemerintah.

Namun, Sudaryono mengaku tetap bertahan di lokasi karena meyakini dialog menjadi cara terbaik untuk menyelesaikan perbedaan pandangan.

"Kalau ada yang mengatakan Sudaryono dan Nusron kabur, itu tidak tepat. Justru kami yang datang untuk berdiskusi. Bahkan saat mobil kami dicegat dan kami dicari-cari, kami keluar lagi dan duduk bersila di aspal untuk melanjutkan dialog," kata Sudaryono dalam keterangannya, Selasa.

"Saya merasa ada yang memukul saya. Ada pelemparan air juga. Karena situasi sudah tidak kondusif, pihak keamanan menyarankan kami keluar," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Sudaryono, dia bersama Nusron Wahid dan Budiman Sudjatmiko hadir di UGM guna membuka ruang diskusi secara demokratis.

"Kami datang ke UGM memang untuk berdiskusi. Acara ini sudah direncanakan sejak lama dan telah mendapat izin dari pihak kampus. Ini juga bukan kegiatan pertama semacam ini," katanya.

Dia mengklaim para narasumber membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik maupun pertanyaan. Akan tetapi, menurut dia, ada kelompok tertentu yang menghendaki acara dihentikan.

DISKUSI UGM RICUH - Tiga orang pejabat yang mengikuti diskusi dievakuasi saat diskusi UGM Senin (15/6/2026) berujung ricuh. Sempat terjadi aksi dorong dan kejar-kejaran antara mahasiswa dan pejabat. Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko bersuara soal ini.
DISKUSI UGM RICUH - Tiga orang pejabat yang mengikuti diskusi dievakuasi saat diskusi UGM Senin (15/6/2026) berujung ricuh. Sempat terjadi aksi dorong dan kejar-kejaran antara mahasiswa dan pejabat. Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko bersuara soal ini. (Istimewa)

Profil Sudaryono

Dikutip dari laman resminya, Sudaryono lahir di Grobogan, 23 Januari 1985, dan berasal dari keluarga petani.

Baca juga: Kata SEMA UGM usai Acara Sudaryono Cs Digeruduk Mahasiswa: Pancasila Tak Seharusnya Cuma Pemanis

Dia mendapat pendidikan di SMA Taruna Nusantara (2000-2003) dan mendapat predikat lulusan terbaik. Sudaryono kemudian melanjutkan pendidikan Teknik Mesin di Akademi Pertahanan Jepang (2004-2009), S-2 Administrasi Bisnis di Swiss German University (2015-2018), dan S-3 Keuangan di IPB (2020-2023).

Sudaryono dikenal dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Setelah kembali dari pendidikannya di Jepang, yakni tahun 2010, dia dipercaya sebagai asisten pribadi Prabowo hingga lima tahun ke depan.

Pada Pilkada Jawa Tengah 2024 dia sempat santer dikabarkan akan maju sebagai calon gubernur. Namun, pada akhirnya dia batal maju.

Adapun saat ini dia menjadi Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah. Dia juga pernah dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (2020-2025).

Sudaryono mengawali karier profesionalnya dari tahun 2014 sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy, kemudian dipercaya menjadi CEO Garuda TV pada 2018. Selanjutnya, ia juga menjadi CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019, dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma sejak 2020.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas