Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Apa Itu Benzene? Berikut Pengertian, Kegunaan dan Turunannya

Simak sejumlah informasi mengenai benzene, mulai dari pengertian, kegunaan dan turunan benzene.

Apa Itu Benzene? Berikut Pengertian, Kegunaan dan Turunannya
internet
Ilustrasi - Simak pengertian, kegunaan dan turunan benzene. 

1. Aspirin

Aspirin atau asam asetilsalisilat memiliki sifat analgesik, antipiretik, antiradang, dan antikoagulan.

Karena sifat-sifat itulah aspirin biasanya digunakan sebagai obat sakit gigi dan obat sakit kepala.

Senyawa ini memiliki titik didih 140 °C dan titik leleh 136 °C.

Mengkonsumsi aspirin secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan.

Di antaranya gangguan pencernaan pada lambung, seperti sakit maag dan pendarahan lambung.

2. Anilina

Anilina memiliki rumus kimia C6H5NH2 dan biasa dikenal dengan nama fenilamina atau aminobenzene.

Senyawa turunan benzene ini mengandung gugus amina.

Anilina memiliki wujud cair pada suhu kamar dan tidak berwarna (colorless).

Titik didihnya 184 °C, sedangkan titik lelehnya –6 °C.

Senyawa anilina mudah menguap dan menimbulkan bau tak sedap, seperti ikan yang membusuk.

Dilihat dari sifat kimianya, anilina tergolong basa lemah.

Anilina dapat bereaksi dengan asam kuat menghasilkan garam yang mengandung ion anilinium (C6H5–NH3+).

3. Klorobenzene

Klorobenzene adalah senyawa turunan benzene dengan rumus kimia C6H5Cl.

Senyawa ini memiliki warna bening (colorless) dan mudah terbakar.

Klorobenzene dapat diperoleh dengan cara mereaksikan fenol dan fosfor pentaklorida.

Klorobenzene tidak larut di dalam air serta memiliki titik leleh –45 °C dan titik didih 131 °C.

Klorobenzene banyak digunakan dalam pembuatan pestisida, seperti DDT yang penggunaannya telah dilarang di seluruh dunia.

Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan fenol.

4. Asam benzoat

Asam benzoat adalah senyawa turunan benzene dengan rumus kimia C6H6CO2.

Senyawa ini memiliki sifat fisis di antaranya titik leleh 122 °C (252 °F) dan titik didih 249 °C (480 °F).

Penggunaan utama dari asam benzoat adalah sebagai pengawet makanan.

5. Nitro benzene

Nitro benzene memiliki rumus kimia C6H5NO2.

Turunan benzene ini dikenal juga dengan nama nitrobenzol atau minyak mirbane.

Nitrobenzene memiliki aroma almond, namun bersifat racun.

Kelarutan nitro benzene dalam air sekitar 0,19 g/100 mL pada 20 °C, titik lelehnya 5,85 °C, sedangkan titik didihnya 210,9 °C.

Nitrobenzene dapat digunakan sebagai pelarut dan bahan baku pembuatan anilina serta digunakan juga dalam produk semir dan senyawa insulator.

6. Parasetamol

Parasetamol atau asetaminofen merupakan zat analgesik dan antipiretik yang paling populer.

Parasetamol sering digunakan untuk mengobati pusing dan sakit kepala.

Sifat dari parasetamol antara lain titik leleh 169 °C, kelarutan dalam air 1,4 g/100 mL (20 °C), serta larut di dalam etanol.

7. Fenol

Fenol dikenal juga dengan nama asam karbolat.

Turunan benzene ini merupakan padatan kristalin yang tidak berwarna.

Rumus kimianya adalah C6H5OH.

Baca juga: Pengertian Zat Campuran Homogen, Heterogen, Suspensi, dan Koloid, Beserta Contohnya

Dari nama dan rumus kimianya, dapat diduga bahwa senyawa fenol mengandung gugus hidroksil (–OH) yang terikat pada cincin benzene.

Sifat-sifat fenol di antaranya, kelarutannya di dalam air 9,8 g/100 mL, titik leleh 40,5 °C, dan titik didih 181,7 °C.

8. Asam Salisilat

Asam salisilat merupakan turunan benzene yang tergolong asam karboksilat sehingga asam salisilat memiliki gugus karboksil (–COOH).

Adanya gugus ini menyebabkan asam salisilat dapat bereaksi dengan alkohol membentuk ester.

Misalnya, reaksi asam salisilat dengan metanol akan menghasilkan metil salisilat.

Asam salisilat bersifat racun jika digunakan dalam jumlah besar, tetapi dalam jumlah sedikit asam salisilat digunakan sebagai pengawet makanan dan antiseptik pada pasta gigi.

Perhatikan struktur molekul asam salisilat berikut.

9. TNT (Trinitrotoluena)

TNT (Trinitrotoluene) merupakan senyawa turunan benzene yang bersifat mudah meledak. Senyawa TNT diperoleh melalui reaksi nitrasi toluena.

TNT digunakan sebagai bahan peledak untuk kepentingan militer dan pertambangan.

(Tribunnews.com/Yurika)

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas