Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari HAM Internasional - Menolak Lupa! Tragedi Trisakti yang Tewaskan 4 Mahasiswa

Hari HAM Internasional - Menolak Lupa, Tragedi Trisakti yang Tewaskan 4 Mahasiswa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Miftah Salis
Editor: Sri Juliati
zoom-in Hari HAM Internasional - Menolak Lupa! Tragedi Trisakti yang Tewaskan 4 Mahasiswa
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Hari HAM Internasional - Menolak Lupa, Tragedi Trisakti yang Tewaskan 4 Mahasiswa 

Long march terhadang di depan pintu masuk kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Aparat melarang long march dengan alasan dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas dan kerusakan.

Mereka lalu melakukan aksi mimbar bebas di depan bekas kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Saat itu situasi tenang tanpa adanya ketegangan dari massa dan aparat.

Negosiasi dilakukan dengan Dandim dan Kapolres serta tim negosiasi berusaha menghubungi MPR/DPR.

Namun, sedikit demi sedikit massa kembali ke kampus.

Kesepakatan dari wakil mahasiswa dan aparat yaitu keduanya sama-sama mundur.

Rekomendasi Untuk Anda

Massa menolak namun berhasil dibujuk oleh Dekan FE dan Dekan FH Usakti, Adi Andojo SH serta ketua SMUT.

Massa dan aparat sama-sama bergerak mundur dengan tertib.

Tiba-tiba muncul seorang oknum bernama Mashud yang mengaku sebagai alumni (tidak tamat) berteriak.

Mashud mengeluarkan kata-kata kasar dan kotor ke arah massa.

Massa terpancing emosi dan mengira orang tersebut adalah aparat yang menyamar.

Mashud dikejar oleh massa dan ia berlari menuju barisan aparat.

Akibatnya terjadilah ketegangan antara massa dan aparat.

Massa kembali dapat dikendalikan oleh petugas satgas, ketua SMUT serta Kepala Kamtibpus Trisakti.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas