Kabar Terbaru Tentang Kasus Pengaturan Skor, Terancam Sepi Sponsor Hingga Hidayat Mangkir
Kasus pengaturan skor di tubuh PSSI terus terkuak. Berikut kabar terbaru kasus pengaturan skor dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber.
Penulis:
Whiesa Daniswara
Editor:
Natalia Bulan Retno Palupi
Tentu saja Risha berharap polemik yang saat ini terjadi bisa diselesaikan secara baik. Terlebih, PT LIB juga sudah mempersiapkan proyeksi untuk kompetisi musim 2019.
"Sebenarnya kami melihatnya jauh lebih luas. Akibat dari permasalahan yang saat ini ada, tentunya ini berdampak dari sisi komersial itu pasti," kata Risha di Kantor PT LIB, Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019).
Baca: Polri: Tersangka Kasus Pengaturan Skor Bisa Bertambah Pekan Depan
"Dalam menyongsong 2019, kami sudah ada beberapa yang kami siapkan, dan tentunya ini menjadi pertanyaan-pertanyaan dari pihak partner kami di dalam persiapan untuk 2019," ucap Risha menambahkan.
Berpengaruhnya minat perusahaan untuk mendukung sepakbola Indonesia nantinya juga akan dibahas oleh PT LIB kepada para klub-klub terutama tim Liga 1.
Apalagi, PT LIB ini merupakan sebuah saham bagi PSSI dan para klub Liga 1 2019.
"Kami nanti akan melakukan Rapat Umum Pemilik Saham (RUPS) yang dilaksanakan setelah tutup buku tahunan pada Maret mendatang. Nah, nanti di sana kami akan diskusikan terkait hal itu. Tapi sejauh ini tidak ada pembicaraan terkait apa yang terjadi saat ini (pengaturan skor) dengan para pemegang saham," kata Risha.
Baca: Soal Dugaan Keterlibatan Pengaturan Skor PSS Sleman, Ini Kata PT LIB
Pada kompetisi Liga 1 2018, sponsor utamanya adalah GoJek yang sudah mendukung sepak bola Indonesia sejak 2017.
Untuk musim 2019 belum diketahui apakah GoJek akan tetap menjadi sponsor utama atau tidak.
2. Bantahan PT LIB
CEO dan COO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Risha Adi Wijaya dan Tigor Shalomboboy meluruskan kabar soal pemanggilan yang dilakukan Satgas Anti-mafia Bola terhadap pihaknya.
Kemarin, Kamis (3/1/2019), Risha memenuhi panggilan Satgas Anti-mafia Bola di Gedung Oumbusmand, Kuningan, Jakarta Selatan.
Baca: Hari Ini, Bareskrim Polri Akan Kembali Periksa Sekjen PSSI soal Pengaturan Skor
Dalam kesempatan itu, Risha menjalani pemeriksaan selama 11 jam dari pukul 10.00-21.00 WIB dan dicecar 15 pertanyaan.
Beredar kabar yang menyebutkan bahwa pemanggilan itu merupakan bentuk penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan PT LIB terhadap pengaturan skor yang terjadi pada pertandingan Liga 2 antara PSS Sleman dan Madura FC.
Namun, Risha dan Tigor membantah keras kabar tersebut dengan menyebut bahwa LIB bukan datang untuk diperiksa soal dugaan pengaturan skor tersebut.
"Di dalam proses pemberian keterangan tidak spesifik menyinggung ke masalah pertandingan tertentu. Tetapi lebih condong mereka melihat secara garis besarnya saja," kata Risha di Kantor LIB, Menara Mandiri, Jakarta, Jumat (4/1/2019).
Baca: Bantahan PT LIB Terlibat Pengaturan Skor Laga PSS Sleman dengan Madura FC