Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

6 Fakta Kecelakaan Maut Minibus vs Kereta Api di Pasuruan yang Tewaskan 5 Orang, 1 Penumpang Selamat

6 Fakta Kecelakaan Maut Minibus vs Kereta Api di Pasuruan yang Tewaskan 5 Orang, 1 Penumpang Selamat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 6 Fakta Kecelakaan Maut Minibus vs Kereta Api di Pasuruan yang Tewaskan 5 Orang, 1 Penumpang Selamat
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kondisi terakhir minibus L 300 yang ringsek paska disambar KA Jaya Baya di Pasuruan pada Rabu (9/1/2019) 

Lima korban yang meninggal dunia adalah Mambahul Fadil, sopir L 300. Ia berusia 42 tahun warga, Gebangtaman, Desa Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Kedua, Budi Yuniarso (51) warga Jalan Apel Raya, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Ketiga, Mariam (45) warga Desa Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Keempat, Sri Praptuaningsih (52) warga Jalan Kawi, Sumbersari, Kabupaten Jember.

Terakhir Riki Sukiandra (47), warga Kacapiring, Kabupaten Jember.

Satu korban selamat yang alami luka ringan bernama Saranya (20) warga Pesona Surya Milenia, Kabupaten Jember.

Saranya, satu-satunya korban selamat kecelakaan minibus vs kereta api di Beji Pasuruan dirawat di RSUD Bangil, Rabu (9/1/2019)
Saranya, satu-satunya korban selamat kecelakaan minibus vs kereta api di Beji Pasuruan dirawat di RSUD Bangil, Rabu (9/1/2019) (SURYA/GALIH LINTARTIKA)

3. Cerita warga di sekitar TKP

Rekomendasi Untuk Anda

Widodo, merupakan orang pertama yang mendatangi lokasi kejadian kecelakaan maut tersebut.

Kebetulan rumah Widodo cukup dekat dengan lokasi kejadian.

Ia menyebutkan, dirinya sudah memiliki firasat buruk saat kejadian.

Dilansir dari Tribun Jatim, Widodo sempat mendengar ada yang tak biasa dari bunyi KA yang melintas.

"Suara KA yang melintas ini tak seperti biasanya. Saya sudah sejak kecil tinggal di sini. Saya hafal suara kereta yang menabrak sesuatu sama yang tidak menabrak. Nah, semalam saya merasa ada yang aneh ," kata dia.

Saat itu, ia sedang menonton televisi sebelum kejadian.

Setelah kejadian, dari balik gorden, ia merasa ada yang aneh dan perlu dicek.

Widodo pun langsung bergegas melihat perlintasan KA, dan melihat ada kereta api yang berhenti dan mobil yang terlempar jauh.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas