Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

4 Fakta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung, 5 Saksi Diperiksa

Berikut ini 4 fakta kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi UIN Raden Intan Lampung, sebanyak 5 saksi diperiksa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Miftah Salis
zoom-in 4 Fakta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung, 5 Saksi Diperiksa
Trubun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi pelecehan seksual- Berikut ini 4 fakta kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi UIN Raden Intan Lampung, sebanyak 5 saksi diperiksa. 

"Saya tanya, tugas saya diterima atau tidak. Tapi, dia tetap megang bahu saya," ujar E.

Berikutnya, lanjut E, dosen SH menyentuh dagunya.

Dosen tersebut menanyakan apa yang ada di dagunya.

"Dia nanya, ini apa? Saya jawab, jerawat," kata E.

"Dia lalu ngomong soal kebiasaan saya terlambat kumpul tugas," imbuh E.

Setelah itu, sambung E, dosen SH mengelus-elus pipinya.

Karena merasa sudah tidak nyaman, E mengaku berniat keluar dari ruangan dosen tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Tetapi, jelas E, dosen SH menahannya hingga ke pojok ruangan.

Oknum dosen UIN Raden Intan tersebut, lanjut E, kemudian menjatuhkan tangan ke bagian dadanya.

"Saya langsung permisi, izin pulang," ujar E.

Namun, E menuturkan, oknum dosen UIN Raden Intan itu masih sempat memegang bokongnya, saat ia keluar ruangan.

2. Terungkap setelah mahasiswa berdemo

Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut terungkap setelah sejumlah mahasiswa berunjuk rasa pada Jumat (28/12/2018).

Mereka menggelar aksi solidaritas di depan Gedung Dekanat Fakultas Ushuluddin UIN Raden Intan.

Perwakilan mahasiswa berorasi meminta agar oknum dosen UIN Raden Intan diduga cabuli mahasiswinya segera diproses.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas