Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Fakta Teror Bom di Sri Lanka, Gereja dan Hotel Jadi Sasaran hingga Pelaku Sempat Ikut Antre Makan

Simak fakta teror bom di Sri Lanka yang menjadikan gereja dan hotel sebagai sasaran pada Minggu (21/4/2019). Pelaku disebut sempat antre makan.

Fakta Teror Bom di Sri Lanka, Gereja dan Hotel Jadi Sasaran hingga Pelaku Sempat Ikut Antre Makan
Dynamite News
Simak fakta teror bom di Sri Lanka yang menjadikan gereja dan hotel sebagai sasaran pada Minggu (21/4/2019). Pelaku disebut sempat antre makan. 

Tiga orang petugas tewas dalam serangan tersebut.

Baca: Serangan gereja dan hotel Sri Lanka: Aparat keamanan mengetahui informasi intelijen 10 hari sebelum serangan

Baca: 5 Fakta Terbaru Teror Bom di Sri Lanka, Jumlah Korban hingga Kecaman Tokoh Dunia

2. Sebanyak 13 orang ditangkap

Pihak kepolisian Sri Lanka sejauh ini telah menangkap 13 orang yang diduga terlibat dalam aksi teror di sejumlah gereja dan hotel tersebut.

Pemerintah Sri Lanka menyebut ledakan yang terjadi sebagian besar merupakan serangan bom bunuh diri.

Setidaknya ada tiga serangan yang dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri.

Mengutip dari Telegraph, Menteri Pertahanan Sri Lanka Ruwan Wijewardena, mengatakan ledakan ini sebagai serangan teroris oleh para ekstremis agama.

3. Pelaku sempat antre makan

Seorang manajer hotel Cinnamon Grand mengatakan, pelaku sempat ikut antre untuk sarapan pada Minggu (21/4/2019) tepatnya di restoran Tarobane.

Satu orang pelaku meledakkan diri dengan bahan peledak yang diikat di punggungnya.

Mengutip dari Telegraph, pelaku bom bunuh diri sempat membawa piring dan akan dilayani oleh petugas sebelum akhirnya melepaskan bahan peledak tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Miftah Salis
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas