Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Ahli Forensik Beberkan Ada DNA Saipul Jamil Pada Korban Pencabulan

Ahli forensik mengungkap dari hasil tes dinyatakan bahwa benar ada DNA Saipul Jamil pada ds.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ahli Forensik Beberkan Ada DNA Saipul Jamil Pada Korban Pencabulan
Tribunnews/JEPRIMA
Saipul Jamil saat menjalani persidangan kasus pencabulan yang melibatkan dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (23/5/2016). Agenda persidangan kali ini mendengarkan kesaksian dari 14 saksi dari pihak Saipul Jamil. Tribunnews/Jeprima 

DS sendiri langsung dibawa ke di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses untuk pembuatan visum.

Setelah diperiksa selama beberapa jam, Saipul pun ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan tersebut.

Butuh kasih sayang

Penyanyi dangdut Saipul Jamil (35) mengaku bahwa ia merasa ditinggalkan oleh orang-orang yang selama ini berteman dengannya.

"Ya (merasa ditinggalkan). Giliran diajak ke meja makan pada mau ngumpul, giliran saya dipenjara, saya begini," ucap pria yang akrab disapa Bang Ipul itu dari balik sel tahanan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Senin (23/5/2016).

Walaupun tak menyebut secara spesifik siapa yang berpaling darinya, Saipul merasa kasus yang menjeratnya saat ini membuat orang-orang perlahan-lahan menjauh.

"Tapi, untungnya saya enggak terlalu suka dengan keramaian. Saya seneng menyendiri, enggak terlalu down banget sih," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kadang-kadang kondisi seperti ini orang-orang hilang (pergi), tapi justru orang kayak saya ini butuh support, yang butuhkan kasih sayang, perhatian," tambahnya.

Saipul ditangkap di rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis 18 Februari 2016 atas laporan dugaan tindak pencabulan terhadap DS (17).

Saipul didakwa dengan tiga pasal alternatif dalam Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

"Dakwaan hari ini itu pasal 82 UU Perlindungan anak, pasal 290 dan 292 KUHP," jelas Asikin Hasan, kuasa hukum Saipul.

Humas PN Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi, menerangkan bahwa untuk dakwaan pasal 82 UU Perlindungan Anak, Saipul terancam hukuman 15 tahun penjara.

Sementara itu, untuk dakwaan pasal 290 KUHP tentang perbuatan cabul dengan orang yang tak sadar atau pingsan, Saipul terancam hukuman tujuh tahun penjara.

Selain itu, untuk dakwaan pasal 292 KUHP tentang perbuatan pencabulan terhadap sesama jenis dengan ancaman lima tahun penjara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas