Niat Venna Melinda Adopsi Bayi yang Dibuang Tak Kesampaian
Venna Melinda berniat mengadopsi bayi perempuan yang dibuang di Masjid Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah.
Editor: Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN- Anggota DPR sekaligus aktris peran, Venna Melinda berniat mengadopsi bayi perempuan yang dibuang di Masjid Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah.
Bayi ini dibuang di Masjid yang terletak di Jalan Juanda, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Selasa (20/9/2016), akhir pekan lalu.
Venna bersama rombongan anggota DPR dari Komisi X menyambangi RS Syarif Hidayatullah UIN untuk melihat kondisi bayi mungil ini pada Selasa (20/9/2016).
Dengan menumpangi mobil bernopol B 2838 RM, Venna tiba di Rumah Sakit pada siang hari. Ibunda dari Varrell Bramasta itu bersama kelima rekan seprofesinya membawa perlengkapan dan susu bayi.
"Saya berniat mau asuh bayi ini," ujar Venna yang mengenakan kostum blazer berwarna biru.
Ia tampak senang melihat bayi yang memiliki bobot 4,9 kg ini. Venna mempunyai dua orang anak lelaki, oleh karena itu dirinya mendambakan anak perempuan.
"Saya pengin banget mengadopsi anak perempuan dan bayi ini mempunyai aura yang baik," ucapnya.
Anggota dari kader Partai Demokrat tersebut menanyakan soal kondisi dan perawatan bayi malang ini di Rumah Sakit. Pasalnya, Venna kerap kali terbayang tentang bayi perempuan yang dibuang di Masjid UIN dari pemberitaan di media.
"Saya kepikiran terus sama bayi ini setelah membaca berita di berbagai media. Gimana sih keadaannya, makanya datang ke sini untuk melihat langsung," katanya.
Namun, rencananya tersebut tak berjalan mulus.
Pihak kepolisian dari Polsek Ciputat belum membolehkan Venna untuk mengasuh bayi tersebut.
"Belum dibolehkan, karena bayi ini masih dalam perawatan dokter," ujar Kapolsek Ciputat, Kompol Tatang Syarif pada Selasa (20/9/2016).
Bayi malang ini kini dirawat di RS Syarif Hidayatullah UIN. Pelaku yang membuang bayi itu pun hingga kini masih belum diketahui.
"Dinas Sosial yang menentukan siapa yang layak untuk mengadopsi, karena banyak sekali yang akan mengadopsi bayi ini. Kami sebagai pihak kepolisian akan membuat acara penyerahan dan keputusan adopsi itu," ucapnya.
Sementara itu, Tenaga Sosial Kemensos, Sudiyana menjelaskan jika ada yang berniat adopsi silahkan saja. Tapi dengan proses yang sesuai prosedur.
"Menunggu kasus tersebut sampai sejauh mana dan akan saya konsultasikan dengan pimpinan untuk pengasuhannya yaitu berita adopsi sementara," ungkap Sudiyana.