Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penghinaan di Media Sosial

Farhat Abbas Sebut Diizinkan Bawa HP saat Jenguk Pablo Benua & Galih Ginanjar, Polisi Beri Bantahan!

Polisi membantah perkataan Farhat Abbas yang menyebut dirinya telah mendapat izin untuk membawa ponsel saat menjenguk Pablo Benua & Galih Ginanjar.

Farhat Abbas Sebut Diizinkan Bawa HP saat Jenguk Pablo Benua & Galih Ginanjar, Polisi Beri Bantahan!
instagram @farhatabbasofficial
Pablo Benua, Farhat Abbas dan Galih Ginanjar 

Polisi membantah perkataan Farhat Abbas yang menyebut dirinya telah mendapat izin untuk membawa ponsel saat menjenguk Pablo Benua & Galih Ginanjar.

TRIBUNEWS.COM - Pengacara Farhat Abbas mengaku sudah dapat izin dari pihak kepolisian untuk membawa ponsel saat menjenguk dua tersangka kasus ikan asin, Galih Ginanjar dan Pablo Benua.

Seperti yang diberitakan, Galih Ginanjar dan Pablo Benua terkena imbas dari ulah Farhat Abbas yang membawa ponsel saat menjenguk ke rutan.

Karena Farhat Abbas, Galih Ginanjar dan Pablo dipindahkan ke sel tikus dan tidak boleh dijenguk.

Sel tikus atau sel isolasi merupakan ruangan yang ditujukan untuk para tahanan yang melanggar aturan yang ada di Rutan, seperti yang dilakukan Farhat Abbas hingga berdampak pada Galih Ginanjar dan Pablo Benua.

Mengetahui hukuman itu, Farhat mengaku sudah mengantongi izin sebelumnya untuk membawa ponsel.

 Galih Ginanjar & Pablo Dipindah ke Sel Tikus Karena Farhat Abbas, Sang Pengacara Beri Pembelaan Ini

Diwartakan Kompas.com, awalnya Farhat mengaku sempat ditegur oleh anggota polisi yang tengah berjaga di rutan ketika mengeluarkan ponselnya.

Saat ditegur, Farhat menjelaskan maksud tujuannya membawa ponsel, yakni untuk merekam permintaan maaf Galih untuk sang mantan istri, Fairuz A Rafiq soal kasus yang menjeratnya.

Setelah menyampaikan tujuannya, Farhat kemudian diizinkan oleh pihak kepolisian.

"Yang saya lakukan itu (membawa ponsel ke Rutan) bukan untuk kepentingan lain, tapi hanya untuk kepentingan memaafkan (dari Galih kepada Fairuz)," kata Farhat, Selasa (6/9/2019), dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com.

HALAMAN SELANJUTNYA ============================>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Ika Putri Bramasti I R I P
Sumber: TribunStyle.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Penghinaan di Media Sosial

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas