Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Investasi Bodong

Mengaku Kenal dengan Direktur Memiles, Desainer Adjie Notonegoro Ikhlas Rp 150 Juta Melayang

Investasi bodong MeMiles yang dibangun oleh PT Kam and Kam membuat nama desainer kondang Adjie Notonegoro terseret.

Mengaku Kenal dengan Direktur Memiles, Desainer Adjie Notonegoro Ikhlas Rp 150 Juta Melayang
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Perancang Busana Adjie Notonegoro diperiksa penyidik Polda Jatim di Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (22/12020). Adjie Notonegoro penuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan terkait bisnis investasi bodong Memiles PT Kam and Kam yang merugikan sedikitnya 264.000 orang member dengan total kerugian sekitar Rp 761 Milliar. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Investasi bodong MeMiles yang dibangun oleh PT Kam and Kam membuat nama desainer kondang Adjie Notonegoro terseret.

Adjie Notonegoro mengatakan, dirinya tidak pernah terlibat secara penuh dalam pusaran bisnis investasi bebasis aplikasi ini.

Saat dihampiri wartawan TribunJatim.com (Grup Tribunnews.com), Adjie Notonegoro menyebut, dirinya sempat menjadi member Memiles selama tiga bulan.

Dalam waktu tiga bulan lamanya, desainer ternama ini sudah membayar TopUp senilai Rp 150 Juta.

Meski PT Kam and Kam berurusan dengan Polda Jatim, Adjie Notonegoro sampai saat ini belum menerima hadiah bonus (Reward).

Adjie Notonegoro merasa dirinya adalah salah satu korban yang ikut kehilangan uang karena melakukan pembayaran TopUp senilai Rp 150 juta.

Baca: Rony Dozer Menduga Kena Santet, Kaki Bengkak Disebut Dokter Alami Selulitis, Ini Penjelasan Medisnya

Baca: Batal Manggung di Acara MeMiles, Tata Janeeta Tiba-tiba Dapat Surat Cinta dari Polisi

Adjie Notonegoro dikabarkan akan dipanggil polisi terkait investasi memiles
Adjie Notonegoro dikabarkan akan dipanggil polisi terkait investasi memiles (istimewa/instagram)

Uang sebanyak Rp 150 juta sudah melayang ke PT Kam and Kam yang sudah berdiri selama delapan bulan.

Lalu, bagaimana perasaan seorang Adjie Notonegoro setelah uangnya mendarat ke PT Kam and Kam?

Notonegoro mengikhlaskan dengan sepenuh hati.

Rasa ikhlas itu tentu dibarengi dengan proses hukum yang ada.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas