Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kangen, Rey Utami Pengin Ajak Bayinya Tidur di Rutan

Rey Utami, terdakwa kasus ikan asin itu, mengeluhkan kondisi tubunhnya jelang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020).

Kangen, Rey Utami Pengin Ajak Bayinya Tidur di Rutan
Bayu Indra Permana/Tribunnews.com
Rey Utami dan Pablo Benua saat berjalan meninggalkan PN Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rey Utami, terdakwa kasus ikan asin itu, mengeluhkan kondisi tubunhnya jelang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020).

Ia mengaku sudah dua hari mengalami demam dan tubuhnya kerap menggigil.

“Sudah sakit banget, sakit banget kayak mau pecah kepalanya. Belum periksa sih tapi kata dokter harus cek darah,karena kan enggak penyakit apa, atau ada gejala tipes kan belum tahu,” katanya ditemui sebelum sidang.

Rey Utami berharap bisa meminta izin kepada petugas dan Majelis Hakim untuk periksa ke dokter.

Baca: Jalani Sidang Kasus Ikan Asin, Galih Ginanjar Cuek Barbie Kumalasari Tak Kelihatan Batang Hidungnya

Baca: Kasus Ikan Asin, Fairuz Lemas - Bengong, Sonny Ungkap Kondisi Setelah Istri Disebut Trouble Maker

Baca: Fairuz A Rafiq Trauma Dicecar Pertanyaan Tabu, Keluarga Akan Laporkan Pengacara Trio Ikan Asin

Selain karena cuaca yang bersahabat, Rey merasa bahwa demamnya adalah lantaran menahan rindu kepada buah hati.

“Iya kangen banget sudah 7 bulan enggak ketemu sama anak,” katanya.

Rey Utami kini tak bisa memberikan Air Susu Ekslusif (ASI) untuk buah hatinya.

Sembari menangis, Rey berharap bisa membawa buah hatinya ke rutan.

“Kalau bisa minta sih mau bawa anak aku aja ke rutan, tidur bareng sama dia,” katanya sembari menangis.

Terdakwa kasus ‘ikan asin’ yakni pasangan YouTober Rey Utami-Pablo Benua dan Galih Ginanjar, siap menjalani sidang lanjutan

Sidang kali ini beragendakan pemanggilan saksi lainnya.

Pada sidang lalu, Senin (27/1/2020), Fairuz A Rafiq selaku pelapor hadir sebagai saksi. Diperkirakan akan ada 23 saksi di kasus ini.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Nurul Hanna
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas