Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penghinaan di Media Sosial

Tertangkap Kamera Berada di Luar Penjara, Ini Penjelasan Pablo Benua

Padahal, Pablo Benua seharusnya berada di balik jeruji penjara karena kasus pencemaran nama baik terkait video ikan asin yang dilaporkan Fairuz.

Tertangkap Kamera Berada di Luar Penjara, Ini Penjelasan Pablo Benua
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Pablo Benua dan Rey Utami usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Pablo Benua, terdakwa kasus ikan asin, sempat tertangkap kamera berada di luar penjara.

Padahal, Pablo Benua seharusnya berada di balik jeruji penjara karena kasus  pencemaran nama baik terkait video ikan asin yang dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq.

Soal foto itu, Pablo Benua memberikan klarifikasi.

Pablo berujar, saat itu, dia sudah meminta izin pada hakim lantaran orangtuanya tengah sakit keras.

“Jadi, itu ceritanya saya meminta izin ke hakim, karena orangtua saya itu sakit keras, dirawat di rumah sakit,” kata Pablo Benua di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

“Nah, pada saat itu saya sedang puasa. Buka puasa lah saya di sana, gitu loh. Dan saya ini kan sedang menjalani puasa rajab, ya untuk mendoakan supaya ibu saya segera diberikan kesembuhan begitu,” ujarnya.

Baca: Dituding Pencitraan, Pablo Benua dan Rey Akui Tulus Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Fairuz A Rafiq

Baca: Pengakuan Ririn Ekawati kepada Teman-temannya di Grup WhatsApp Soal Happy Five

Trio terdakwa kasus ikan asin, Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami didakwa melakukan pencemaran nama baik Fairuz A Rafiq di media sosial dan dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta pasal 310 dan pasal 311 KUHP dengan ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara. Tribunnews/Herudin
Trio terdakwa kasus ikan asin, Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami didakwa melakukan pencemaran nama baik Fairuz A Rafiq di media sosial dan dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta pasal 310 dan pasal 311 KUHP dengan ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)

Pablo kembali memastikan, dia sudah mendapat izin resmi dari kejaksaan. Bahkan, dia juga dikawal oleh polisi dan pengawal dari kejaksaan.

“Iya itu resmi, bahkan saya dikawal kok, ada pihak kepolisian, ada dari kejaksaan juga mengawal saya,” tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas