Tak Ingin Merumahkan, Irfan Hakim Beri Tugas Lain untuk Karyawan Warung Baksonya
Irfan Hakim memilih untuk tidak merumahkan karyawan kedai baksonya yang tutup sementara karena pandemi virus corona.
Editor: Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Irfan Hakim memilih untuk tidak merumahkan karyawan kedai baksonya yang tutup sementara karena pandemi virus corona.
Ia memilih untuk memberikan tugas lain kepada karyawannya agar tetap bisa bekerja dengannya.
Beberapa karyawan diajak Irfan untuk membantu menggarap konten-konten di YouTubenya.
"Saya juga tetap bertanggung jawab dengan para pekerja saya juga, jadi yang kita fokus di bakso ada banyak, nggak kita rumahkan maksudnya nggak dipecat tapi mereka sekarang tugasnya salah satunya membantu YouTube saya," kata Irfan Hakim saat dihubungi awak media beberapa hari lalu.
"YouTube saya kan ada teks bahasa Indonesia dan Inggris juga. Kalau biasa yang kerjain editor sekarang mereka karyawan saya. Jadi editor cuma edit, tapi yang translet atau teks orang yang dulu di kedai bakso," ucap Irfan Hakim.
Irfan Hakim merasa bertanggung jawab atas kesejahteraan pegawainya itu. Oleh karenya ia tetap memberikan pekerjaan lain.
"Ya harus bagaimana caranya kita tetap membantu dan bertanggung jawab dengan para pekerja kita," ujarnya.
Dengan jumlah karyawan yang cukup banyak, Irfan Hakim membagikan dalam beberapa pekerjaan. Ia bersyukut karena konten YouTubenya masih jalan sehingga bisa menafkahi karyawannya.
"Lumayan. Jadi beberapa karyawan saya kerja dari rumah juga, kaya editor kerja di rumah, datanya dikirim sekarang udah zaman teknologi," tutur Irfan.
"Alhamdulillahnya sekarang youtube saya masih jalan banget jadi masih bisa memberikan lapangan pekerjaan orang juga," bebernya.
Pandemi virus corona membuat Irfan Hakim harus menutup seluruh kedai bakso miliknya. Meski begitu, Irfan tak ingin karyawannya terlantar atau tak ada pekerjaan.