Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Roy Kiyoshi Terjerat Narkoba

Pengakuan Roy Kiyoshi Mengapa Sampai Konsumsi Prikotropika, Saya Memang Sakit dan Butuh Pengobatan

Setelah 10 hari mendekam di penjara, presenter Roy Kiyoshi buka suara tentang kasus yang menjeratnya.

Pengakuan Roy Kiyoshi Mengapa Sampai Konsumsi Prikotropika, Saya Memang Sakit dan Butuh Pengobatan
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Setelah 10 hari mendekam di penjara, presenter Roy Kiyoshi buka suara tentang kasus yang menjeratnya. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - -Setelah 10 hari mendekam di penjara, presenter Roy Kiyoshi buka suara tentang kasus yang menjeratnya.

Roy Kiyoshi bicara sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Dipindahkannya Roy Kiyoshi ke RSKO, karena penyidik Polres Metro Jakarta Selatan mengabulkan pengajuan proses asesmen rehabilitasi yang diajulan oleh pria berusia 33 tahun itu.

Pantauan Warta Kota, mengenakan baju tahanan berwarna oranye, Roy Kiyoshi terlihat menunduk ketika dipertemukan dengan awak media.

Sambil menggenggam kedua tangannya, Roy Kiyoshi buka suara tentang kasus yang menjeratnya.

Baca: Dipindah ke RSKO, Roy Kiyoshi: Syok, Ini Pembelajaran Buat Saya

Baca: Terjerat Kasus Narkoba Jelang Syuting Film The Exocet Jadi Penyesalan Terbesar Jefri Nichol

 

Polisi membawa presenter Roy Kiyoshi (33) ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.
Polisi membawa presenter Roy Kiyoshi (33) ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Saya memang sakit dan butuh pengobatan yang lebih lanjut," ucapnya di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2020) didampingi kuasa hukumnya, Henry Indraguna.

Sejak kapan Roy ketagihan mengonsumi prikotropika?

Roy Kiyoshi menambahkan bahwa ia mengaku kesulitan tidur selama ini dan ketika mendekam di penjara, sehingga pihaknya mengajukam proses asesmen rehabilitasi.

"Saya belum bisa bicara berapa lama konsumsi (psikotropika)," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas